Media Kampung – 01 April 2026 | Pelatih bulutangkis Herry IP menegaskan muridnya tidak mengundurkan diri dari program pelatnas meskipun sahabatnya, Lee Zii Jia, baru saja bergabung dengan tim Thomas Cup Malaysia.

Pengumuman resmi Lee Zii Jia menjadi anggota tim Malaysia menimbulkan spekulasi di media sosial bahwa pemain Indonesia lainnya mungkin akan mengikuti jejaknya.

Namun, atlet muda yang dilatih Herry IP secara tegas menolak rumor tersebut dalam sebuah pernyataan singkat kepada wartawan.

Ia menegaskan bahwa fokus utama tetap pada latihan intensif di pelatnas dan persiapan kompetisi internasional.

Pernyataan itu disampaikan pada konferensi pers singkat di Gedung Pusat Pelatnas pada Senin pagi.

Menurut Herry IP, tidak ada satu pun pemain yang mengajukan permohonan keluar sejak awal tahun ini.

Ia menambahkan bahwa keputusan Lee Zii Jia bersifat pribadi dan tidak mempengaruhi komitmen atlet Indonesia.

Pelatih menilai bahwa rumor semacam ini dapat mengganggu konsentrasi tim, terutama menjelang ajang Thomas Cup mendatang.

Tim bulutangkis Indonesia sedang menyiapkan skuad yang diharapkan dapat bersaing kuat di turnamen prestisius tersebut.

Lee Zii Jia, mantan pemain top Indonesia yang kini mewakili Malaysia, menjadi sorotan utama karena prestasinya yang konsisten.

Pindahnya Lee ke tim Malaysia dipandang sebagai langkah strategis oleh federasi Malaysia untuk memperkuat lini ganda.

Meski demikian, federasi bulutangkis Indonesia belum memberi komentar resmi terkait keputusan Lee.

Herry IP menekankan bahwa pelatnas tetap terbuka bagi semua pemain yang memenuhi standar teknis dan kebugaran.

Ia menambahkan bahwa proses seleksi terus berjalan secara transparan dan berlandaskan prestasi.

Atlet yang dibantah rumor tersebut menyebutkan bahwa ia sedang menjalani program kebugaran khusus untuk meningkatkan kecepatan dan daya tahan.

Program tersebut mencakup latihan beban, cardio intensif, serta sesi taktik bersama rekan satu tim.

Selain itu, ia juga mengikuti kelas mental untuk menguatkan fokus selama kompetisi.

Pelatih Herry IP menegaskan bahwa semua anggota pelatnas mendapat dukungan penuh, termasuk akses ke fasilitas medis dan nutrisi.

Ia menilai bahwa keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh satu pemain, melainkan oleh sinergi seluruh skuad.

Penggemar bulutangkis di Indonesia merespons pernyataan tersebut dengan campuran kelegaan dan harapan.

Beberapa netizen menyatakan kepercayaan pada kemampuan tim nasional untuk tetap bersaing di tingkat dunia.

Di sisi lain, ada yang menilai bahwa keberadaan Lee Zii Jia di tim Malaysia dapat menjadi motivasi tambahan bagi pemain Indonesia.

Komite Olahraga Nasional (KONI) belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait rumor tersebut.

Sementara itu, Badminton World Federation (BWF) tetap memantau pergerakan pemain top menjelang Thomas Cup.

Thomas Cup 2026 dijadwalkan akan digelar di Bangkok pada akhir Agustus, menandai tantangan baru bagi semua tim.

Federasi Malaysia menegaskan bahwa kehadiran Lee Zii Jia bertujuan memperkuat strategi mereka, bukan untuk menyinggung rival.

Lee sendiri belum memberikan komentar publik mengenai keputusan pindahnya ke tim Malaysia.

Namun, dalam wawancara sebelumnya, ia menekankan pentingnya kebebasan memilih jalur karier yang terbaik bagi dirinya.

Para analis bulutangkis memprediksi bahwa persaingan antara Indonesia dan Malaysia akan semakin ketat pada ajang Thomas Cup.

Mereka menilai bahwa kualitas pemain muda Indonesia masih berada pada level tinggi, meski ada pergeseran pemain senior.

Herry IP menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa timnya siap memberikan penampilan terbaik di turnamen mendatang.

Ia berharap semua pihak dapat menghormati proses seleksi dan fokus pada prestasi di lapangan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.