Media Kampung – 30 Maret 2026 | Pumas UNAM menelan kekalahan 2-1 dari Club América pada laga pekan ke-12 Liga MX Prode yang digelar di Estadio Olímpico Universitario pada Minggu malam.
Gol pembuka datang lebih dulu melalui Javier ‘Chicharito’ Hernández, yang memanfaatkan umpan silang dari Carlos Salcido pada menit ke-23.
Club América menambah keunggulan di babak pertama lewat gol penalti yang diambil oleh Nicolás Benedetti setelah pelanggaran di dalam kotak penalti.
Pumas berusaha bangkit di babak kedua, namun serangan mereka terhenti oleh aksi penyelamatan gemilang kiper Andrés Gutiérrez pada menit ke-58.
Gol balasan Pumas tercipta melalui adu tembak cepat antara forward Luis Reyes dan gelandang tengah Adalberto Carrasquilla pada menit ke-71.
Gol terakhir, yang menutup skor 2-1, dicetak oleh Gabriel Caballero setelah memanfaatkan kebobolan pertahanan Pumas di menit ke-84.
Kemenangan ini menambah koleksi 14 gelar Liga MX bagi Club América, menjadikannya tim dengan gelar terbanyak dalam sejarah kompetisi.
Pelatih Club América, Ricardo La Volpe, menilai bahwa konsistensi timnya dalam mengelola tempo pertandingan menjadi faktor kunci.
“Kami berhasil mengeksekusi rencana taktik dengan disiplin, terutama dalam fase transisi,” ujar La Volpe dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Sementara itu, pelatih Pumas, Diego Cocca, mengakui bahwa pertahanan timnya belum siap menghadapi serangan balik cepat lawan.
“Kami harus meningkatkan koordinasi lini belakang, terutama dalam menghadapi serangan lewat sayap,” kata Cocca.
Penampilan Carrasquilla menjadi sorotan utama, mengingat ia baru kembali dari skuad nasional Panama yang sedang menyiapkan diri untuk Piala Dunia 2026.
Adalberto, yang sebelumnya bermain di MLS, mencatatkan dua assist dan satu gol, menegaskan peran sentralnya di lini tengah.
Karier internasionalnya bersama Panama terus bersinar, setelah membantu timnya mencapai fase knockout Copa América 2024.
Penampilan Panama di Copa América 2024 menjadi titik tolak bagi Carrasquilla untuk mengasah mental kompetitif menjelang turnamen besar.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola Club América sebesar 58 persen, dibandingkan 42 persen Pumas.
Jumlah tembakan ke gawang Club América mencapai 14 kali, sementara Pumas mencatat 9 tembakan dengan 5 di antaranya melebar.
Data resmi liga menegaskan bahwa Club América tetap menjadi tim dengan rekor kemenangan terbanyak, 14 gelar, mengungguli rival tradisional seperti Chivas dan Cruz Azul.
Penurunan performa Pumas juga tercermin dalam klasemen, di mana mereka kini menempati posisi ke-6 dengan 19 poin.
Sementara Club América menegaskan posisi puncak klasemen dengan 27 poin, menambah jarak lima poin dari pesaing terdekat.
Penggemar Pumas menilai hasil ini sebagai peringatan, mengingat besarnya ekspektasi setelah masuknya pemain internasional seperti Carrasquilla.
“Kami berharap kehadiran pemain berkelas dunia dapat mengubah dinamika tim, bukan sekadar menambah nama pada daftar,” ujar seorang suporter Pumas di tribun.
Kemenangan Club América juga menambah rekor pribadi Hernández, yang kini mencatatkan gol ke-140 di Liga MX.
Hernández menegaskan tekadnya untuk terus mencetak gol, terutama menjelang akhir musim.
Pihak Liga MX menegaskan bahwa kompetisi tahun ini akan tetap kompetitif, dengan beberapa tim berjuang untuk lolos ke fase playoff.
Jadwal selanjutnya akan menampilkan pertandingan antara Pumas UNAM melawan Atlas, serta Club América melawan Tigres UANL.
Para analis memperkirakan bahwa performa Club América akan tetap kuat, mengingat kedalaman skuad dan pengalaman pemain senior.
Di sisi lain, Pumas diprediksi akan mengandalkan kreativitas Carrasquilla untuk menambah variasi serangan.
Jika Pumas mampu meningkatkan soliditas pertahanan, mereka masih berpeluang kembali ke posisi teratas klasemen.
Musim ini juga menjadi saksi peningkatan jumlah pemain asing yang bermain di Liga MX, termasuk beberapa bintang asal Eropa.
Penambahan pemain asing diharapkan meningkatkan kualitas kompetisi dan menarik perhatian penonton internasional.
Dengan berakhirnya pertandingan ini, kedua klub kini fokus pada persiapan teknis menjelang laga berikutnya.
Club América menegaskan kembali targetnya untuk meraih gelar ke-15, sementara Pumas bertekad memperbaiki performa dan kembali bersaing di puncak klasemen.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan