Media Kampung – 23 Maret 2026 | NEC Nijmegen berhasil mengamankan poin tunggal dalam pertandingan melawan SC Heerenveen pada pekan ke-27 Eredivisie berkat dua gol krusial Tjaronn Chery.
Chery membuka skor pada menit ke-19 setelah menembus ruang penalti dari sisi kanan kotak enam yard dan menempatkan bola tepat di sudut kanan atas gawang.
Usaha Heerenveen untuk menyamakan kedudukan sebelum jeda berhasil, namun Chery kembali memimpin pada menit ke-57 dengan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti.
Gol kedua itu muncul setelah umpan terstruktur dari rekan setimnya, Kodai Sano, yang memecah pertahanan lawan.
Statistik menunjukkan Chery melakukan enam tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran, serta sembilan sentuhan penting di dalam kotak penalti.
Selain mencetak gol, ia juga berkontribusi pada fase akhir pertandingan dengan 18 umpan berhasil di zona serangan lawan.
Pergerakan Chery yang konsisten di antara lini tengah dan lini depan mengganggu pertahanan Heerenveen dan menciptakan peluang berulang.
Dengan hasil ini, NEC Nijmegen tetap berada di posisi ketiga klasemen Eredivisie, menutup jarak tipis dengan dua tim teratas.
Sementara itu, Heerenveen naik satu posisi menjadi tim ke-7 setelah mengumpulkan satu poin tambahan.
Pertandingan berlangsung di Stadion Goffert, dengan atmosfer yang mendukung kedua tim berusaha mengamankan kemenangan.
Pelatih NEC, yang tidak disebutkan namanya dalam laporan, memuji ketangguhan mental pemainnya dalam menghadapi tekanan.
Ia menekankan pentingnya konsistensi performa di sisa musim, mengingat kompetisi gelar dan tempat Liga Champions masih terbuka.
Di sisi lain, pelatih Heerenveen mengakui bahwa kehilangan poin di babak kedua menambah beban pada agenda mereka menuju akhir musim.
Ia menambahkan bahwa tim perlu memperbaiki transisi pertahanan menjadi serangan agar dapat bersaing dengan tim papan atas.
Statistik tim menunjukkan NEC mencatat 18 operan sukses di tiga perempat terakhir lapangan, menandakan kontrol permainan yang baik.
Heerenveen, di sisi lain, mencatat 12 operan sukses dalam zona serangan yang menunjukkan ruang gerak terbatas.
Ke depan, NEC Nijmegen akan melanjutkan agenda tandang melawan Excelsior pada pekan berikutnya.
Sementara Heerenveen akan menjamu Heracles dalam pertandingan kandang mereka.
Para analis menganggap penampilan Chery sebagai contoh pentingnya peran pemain veteran dalam mengarahkan tempo tim.
Usia 37 tahun, Chery menunjukkan kemampuan fisik dan taktik yang masih relevan di level tertinggi liga.
Penampilan ini juga meningkatkan peluangnya untuk dipertimbangkan dalam pemilihan pemain terbaik pekan ini.
Dengan tiga poin penting yang diraih, NEC masih berada di zona kualifikasi Liga Champions, sementara Heerenveen berusaha menutup celah menuju zona Eropa.
Sejumlah media lokal dan internasional menyoroti aksi Chery sebagai sorotan utama pertandingan tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.

