Media Kampung – 22 Maret 2026 | Gelora Bung Karno (GBK) dan Stadion Madya Senayan resmi dinyatakan siap menjadi venue FIFA Series 2026, menandai kesiapan infrastruktur dan komitmen Indonesia sebagai tuan rumah internasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melakukan inspeksi pada 18 Maret 2026, meninjau kondisi lapangan utama dan Madya serta memastikan kualitas rumput, drainase, dan pencahayaan memenuhi standar FIFA.
Setelah pemeriksaan, Thohir menegaskan, “Intinya sudah siap ya untuk FIFA Series,” dan menambahkan pentingnya menampilkan Indonesia sebagai tuan rumah yang baik.
Pihak pengelola GBK melaporkan serangkaian perbaikan, termasuk peremajaan rumput alami, penyesuaian sistem irigasi, serta penggantian lampu sorot LED untuk menambah visibilitas pada pertandingan malam.
Turnamen dijadwalkan pada 27 dan 30 Maret 2026, dengan dua laga di Stadion Utama GBK dan dua laga di Stadion Madya, menyambut empat tim nasional dari konfederasi berbeda.
Timnas Indonesia akan membuka laga melawan St. Kitts and Nevis, kemudian melanjutkan pertandingan melawan Bulgaria atau Solomon Islands tergantung hasil semifinal.
Jadwal resmi menyebutkan: Jumat 27 Maret pukul 15.30 Bulgaria vs Solomon Islands, 20.00 Indonesia vs St. Kitts and Nevis; Senin 30 Maret pukul 15.30 perebutan tempat ketiga, 20.00 final.
PSSI merilis daftar 24 pemain, mencakup 14 pemain yang berkompetisi di luar negeri dan 10 pemain Liga Super, dengan kembalinya gelandang Elkan Baggott sebagai sorotan utama.
Empat kiper terpilih—Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, Maarten Paes, dan Emil Audero—akan bersaing untuk posisi utama, menambah kedalaman pilihan di lini pertahanan.
Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman menekankan pentingnya dukungan publik dan kesiapan taktik, menyatakan, “Kami ingin menampilkan permainan yang adaptif dan memberi kebanggaan bagi bangsa.”
FIFA Series 2026 merupakan edisi kedua inisiatif persahabatan internasional, melibatkan 48 negara dan dirancang untuk mempertemukan tim yang jarang berhadapan, serta memperluas jaringan kompetisi global.
Menjadi tuan rumah pertama di Asia Tenggara, Indonesia berupaya menegakkan standar FIFA melalui persiapan teknis, protokol keamanan, serta layanan bagi media dan suporter internasional.
Dengan stadion yang siap, skuad lengkap, dan antusiasme nasional, Indonesia optimis FIFA Series 2026 akan berlangsung sukses, memberi pengalaman berharga bagi Garuda dan memperkuat reputasi GBK sebagai venue kelas dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.

