Media Kampung – 17 Maret 2026 | Jersey terbaru Timnas Indonesia resmi dipertunjukkan pada acara “Leave Your Mark Fest” di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 12 Maret 2026. Penampilan seragam ini menandai masuknya brand apparel asal Spanyol, Kelme, sebagai pemasok resmi peralatan tim Garuda menggantikan penyedia sebelumnya.

Desain dan Identitas Visual

Jersey kandang mempertahankan warna merah klasik dengan aksen garis putih yang memberikan kesan modern tanpa menghilangkan ciri khas Timnas. Versi tandang menonjolkan warna putih dilengkapi motif batik yang terinspirasi dari kebudayaan lokal, menegaskan identitas nasional pada panggung internasional.

Reaksi Jordi Amat

Bek naturalisasi Jordi Amat, yang saat ini bermain untuk Persija Jakarta, menyatakan antusiasme tinggi setelah melihat jersey baru. “Luar biasa, terlihat sangat bagus, aku menyukainya,” kata Amat dalam wawancara singkat di Jakarta International Stadium. Ia menambahkan bahwa kehadiran rekan setimnya, Shayne Pattynama, sebagai model kampanye menambah kegembiraannya. “Shayne Pattynama juga terlibat dalam beberapa foto dan video, jadi itu menyenangkan. Saya tidak sabar memakainya,” ujar Amat.

Amat juga menegaskan kesiapan mentalnya untuk mengenakan seragam tersebut pada ajang FIFA Series 2026. Meskipun posisi aslinya bek tengah, ia siap bermain sebagai gelandang bila taktik melatih mengharuskan. “Tidak masalah, saya sudah bicara dengan pelatih, dan dia suka cara saya bermain di tengah. Kita lihat nanti,” tambahnya.

Latar Belakang Perubahan Supplier

Sebelumnya Amat pernah mengenakan jersey produksi Mills (2022‑2024) dan Erspo (2024‑2026). Dengan bergabungnya Kelme, pemain berusia 33 tahun ini akan menambah pengalaman memakai tiga merek berbeda selama karier internasionalnya. Kelme diproyeksikan akan menjadi pemasok resmi hingga akhir siklus kompetisi internasional berikutnya, termasuk FIFA Series 2026.

Jersey di Ajang FIFA Series 2026

FIFA Series 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno dari 27 hingga 30 Maret 2026. Timnas Indonesia akan membuka laga melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret, sementara pertandingan selanjutnya melibatkan Bulgaria dan Kepulauan Solomon. Jika Tim Garuda lolos ke final, kelanjutan penampilan jersey Kelme akan menjadi sorotan global.

Penggunaan motif batik pada jersey tandang dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat citra budaya Indonesia di mata dunia sepak bola. Selain nilai estetika, desain ini juga diharapkan meningkatkan dukungan komersial melalui penjualan merchandise.

Reaksi pendukung di media sosial juga positif. Banyak penggemar memuji kombinasi warna merah‑putih dan motif batik, sekaligus menantikan penjualan jersey resmi yang diprediksi akan laris menjelang turnamen. Kelme menyatakan komitmen untuk meningkatkan distribusi produk di seluruh Indonesia, termasuk kerja sama dengan toko resmi dan platform e‑commerce nasional.

Secara keseluruhan, peluncuran jersey baru tidak hanya memberikan tampilan segar bagi pemain, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara PSSI, Kelme, dan pemain senior seperti Jordi Amat yang siap mengibarkan bendera Merah Putih dengan kebanggaan baru.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.