Media Kampung – 10 Maret 2026 | Liverpool kembali berada di pusat sorotan setelah hasil drawing perempat final Piala FA 2025/26 diumumkan. Tim Jurgen Klopp harus bersiap menghadapi Manchester City di Stadion Etihad, sebuah pertandingan yang diprediksi menjadi salah satu “big match” paling menegangkan musim ini. Sementara itu, kabar kedatangan gelandang Argentina, Alexis Mac Allister, memberikan secercah lega bagi The Reds yang selama ini merasakan tekanan di Liga Premier.

Drawing Perempat Final Piala FA

Menurut laporan Waspada.id, undian perempat final mengadu Manchester City melawan Liverpool, sementara Arsenal akan menjamu Southampton, Chelsea menghadapi Port Vale, dan West Ham United bertemu Leeds United. Jadwal resmi pertandingan ditetapkan pada akhir pekan 4 hingga 5 April 2026.

Hasil undian ini menegaskan kembali posisi Liverpool di babak delapan besar setelah mengalahkan Wolverhampton Wanderers pada putaran kelima. Kemenangan tersebut membuat Liverpool memastikan tiket ke perempat final, namun kini mereka harus menyiapkan taktik melawan tim yang memimpin klasemen, Manchester City.

Reaksi Liverpool dan Analisis Teknis

Sejak pengumuman drawing, suasana di kamp pelatnas Anfield tampak tegang. Pemain dan staf pelatih mengakui bahwa melawan City tidaklah mudah; Pep Guardiola dikenal memiliki skuad yang dalam dan taktik yang fleksibel. Namun, Klopp menegaskan bahwa Piala FA menjadi salah satu target utama musim ini setelah perjuangan di Liga Premier tidak berjalan sesuai harapan.

  • Fokus pada kompetisi cup: Piala FA dan Liga Champions dipandang sebagai peluang realistis bagi Liverpool untuk menambah trofi.
  • Strategi defensif: Klopp diperkirakan akan menurunkan formasi yang lebih solid, mengandalkan kekuatan lini belakang yang dipimpin oleh Virgil van Dijk.
  • Peran kreatif: Kehadiran Mac Allister di lini tengah diharapkan dapat menambah variasi serangan serta membantu menghubungkan lini pertahanan dan serangan.

Selain itu, laporan dari Kompas.com menyoroti bahwa pertandingan ini tidak hanya menjadi ujian bagi Liverpool, tetapi juga menjadi batu loncatan bagi City untuk mengejar quadruple, yaitu memenangkan empat kompetisi sekaligus dalam satu musim.

Mac Allister: Harapan Baru di Tengah Tekanan

Berita kedatangan Alexis Mac Allister ke Liverpool diumumkan beberapa minggu sebelum drawing. Gelandang serba bisa asal Argentina ini sebelumnya bermain untuk Brighton & Hove Albion dan dikenal memiliki visi permainan yang tajam serta kemampuan bertahan yang baik.

Klub mengontrak Mac Allister dengan harapan ia dapat mengisi kekosongan kreatif di tengah lapangan, terutama setelah penurunan performa beberapa gelandang tengah Liverpool pada paruh pertama musim. “Kami sangat senang menyambut Mac Allister. Dia membawa pengalaman internasional dan kemampuan mengatur tempo permainan yang kami butuhkan,” kata Jurgen Klopp dalam konferensi pers singkat.

Para pengamat sepak bola menilai bahwa kedatangan Mac Allister dapat mengurangi beban pada pemain seperti Jordan Henderson dan Fabinho, sekaligus memberi opsi taktis baru bagi Klopp menjelang pertemuan melawan City.

  • Keunggulan teknis: Penguasaan bola yang baik dan kemampuan menembus pertahanan.
  • Pengalaman internasional: Pernah menjadi bagian dari skuad Argentina di Piala Dunia 2022.
  • Adaptasi cepat: Diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan gaya bermain Klopp dalam waktu singkat.

Di samping itu, kehadiran Mac Allister juga menambah persaingan dalam skuad, memberikan tekanan positif pada pemain lain untuk meningkatkan performa.

Proyeksi Pertandingan Liverpool vs Manchester City

Statistik pertemuan sebelumnya menunjukkan dominasi City dalam beberapa pertandingan terakhir, namun Liverpool memiliki catatan kemenangan penting di kompetisi cup. Pertandingan ini diprediksi akan sangat taktis, dengan kedua pelatih mengandalkan perubahan formasi di tengah laga.

TimFormasi PotensialPemain Kunci
Liverpool4-3-3Alisson, Van Dijk, Mac Allister, Salah
Manchester City4-2-3-1Ederson, De Bruyne, Haaland

Jika Liverpool dapat menahan tekanan awal City dan memanfaatkan peluang lewat serangan balik cepat, mereka berpeluang mencuri poin penting. Di sisi lain, kegagalan mengatasi dominasi midfield City dapat berakibat fatal.

Dengan semangat baru berkat Mac Allister serta dukungan suporter yang tetap setia, Liverpool berusaha menampilkan permainan yang lebih terorganisir dan agresif. Meski tantangan besar menanti, The Reds tampak lebih optimis dibanding minggu-minggu sebelumnya.

Pertarungan di Etihad ini tidak hanya menentukan siapa yang melaju ke semifinal Piala FA, tetapi juga menjadi indikator kekuatan kedua tim menjelang akhir musim. Bagi Liverpool, kemenangan melawan City akan menjadi penanda kuat bahwa mereka masih memiliki peluang besar untuk menambah trofi di lemari piala.