Media Kampung – 07 April 2026 | Andarias Kareth mencatatkan debut gemilangnya dengan dua gol, membantu Tim Nasional Futsal Indonesia mengalahkan Brunei Darussalam 7‑0 pada laga pertama ASEAN Futsal Championship 2026.

Pertandingan berlangsung pada Senin, 6 April 2026, di GOR Nonthaburi, Thailand, dan menjadi pembuka grup B turnamen tersebut.

Muhammad Sanjaya membuka skor pada menit kelima lewat tembakan keras setelah menerima umpan dari Yogi Saputra.

Beberapa menit kemudian, Sanjaya menambah keunggulan menjadi 2‑0 dengan gol kedua yang berasal dari tendangan sudut yang sama.

Andarias Kareth mencetak gol pertamanya pada menit kesepuluh, memanfaatkan umpan terobosan Andres Dwi Persada.

Gol keduanya datang pada menit ke‑68 di babak kedua, ketika Kareth menembus kotak penalti Brunei dan mengeksekusi tembakan ke sudut jauh kiper.

Imam Anshori dan dewa rizki masing-masing menambah satu gol, melengkapi serangkaian serangan yang konsisten.

Sanjaya menutup laga dengan hattrick, menjadikan total gol Indonesia menjadi tujuh tanpa balasan.

Pelatih Hector Souto menurunkan starting five yang terdiri dari Muhammad Albagir, Dewa Rizki, Andres Dwi Persada, Andarias Kareth, dan Guntur Sulistyo.

Setelah Albagir cedera di pertengahan babak pertama, Angga Ariansyah menggantikan posisi kiper.

Pertahanan Indonesia tetap solid, membatasi Brunei hanya menciptakan tiga peluang berbobot sepanjang pertandingan.

Souto menilai penampilan Kareth sebagai ‘bukti bahwa pemain muda dapat memberikan kontribusi signifikan pada level internasional.’

Ia menambahkan, ‘Tim kami tampil disiplin dan menyerang dengan percaya diri, sehingga hasil 7‑0 adalah buah kerja keras bersama.’

Kemenangan ini menempatkan Indonesia di puncak klasemen grup B dengan tiga poin, sementara Brunei berada di dasar klasemen.

Tim Garuda kini bersiap menghadapi Malaysia pada Selasa, 7 April, sebagai laga kedua grup.

Jika Indonesia mempertahankan performa ini, peluang melaju ke perempat final menjadi sangat tinggi.

Statistik resmi menunjukkan penguasaan bola lebih dari 60 persen dan total tembakan mengarah ke gawang lawan mencapai 22 kali.

Penonton di arena serta pemirsa televisi menyambut kemenangan dengan antusias, menilai tim sebagai kandidat kuat juara.

Prestasi ini menambah catatan positif Indonesia di kancah futsal Asia, mengingat penampilan konsisten sejak turnamen 2018.

Kareth, yang berusia 22 tahun dan bermain untuk klub domestik Pusaka Futsal, sebelumnya belum pernah tampil di level senior.

Pengamat memprediksi ia akan menjadi salah satu ujung tombak Garuda di sisa turnamen dan kemungkinan besar masuk skuad utama di masa mendatang.

Dengan catatan kemenangan meyakinkan dan kontribusi pemain debut, Indonesia menatap fase lanjutan turnamen dengan optimisme tinggi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.