Media Kampung – 03 April 2026 | Dewa Rizki, pemain inti Tim Nasional Futsal Indonesia, menegaskan tekadnya untuk kembali mengangkat trofi Piala AFF pada edisi 2026 setelah kemenangan gemilang pada 2024.

Ia menyampaikan rasa syukur atas panggilan kembali ke skuad Garuda, sekaligus menekankan komitmen untuk memberi performa maksimal di setiap laga.

Pelatih kepala Hector Souto menyiapkan tim dengan pendekatan berbeda; ia tidak menekan pemain dengan target juara, melainkan menekankan konsistensi dan kompetisi sepanjang turnamen.

Meskipun demikian, Dewa Rizki menegaskan bahwa ambisinya pribadi tetap mengarah pada mempertahankan gelar, mengingat prestasi 2024 yang berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0.

“Saya ingin mengulang keberhasilan itu, itulah motivasi utama saya,” ujar Dewa dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (1/4/2026).

Panggilan kembali Dewa termasuk di antara 16 pemain yang berkontribusi pada kemenangan AFF 2024, dan kini ia berada dalam kelompok 19 pemain yang menjalani pemusatan latihan di Jakarta.

Souto menambahkan bahwa skuad baru akan dipangkas menjadi 14 pemain menjelang keberangkatan ke Thailand, menandakan persaingan internal yang ketat.

Meski banyak debutan masuk, Dewa menilai tidak ada perbedaan signifikan antara skuad lama dan baru, kecuali kebutuhan adaptasi taktik baru.

“Adaptasi utama hanya pada taktik Coach Hector, karena banyak strategi baru yang harus kami pelajari,” katanya.

Dalam sesi latihan intensif, tim menggelar lima pertemuan yang fokus pada taktik, mental, serta rotasi pemain, termasuk persiapan jangka panjang ke Spanyol dan Brasil.

Dewa memuji kemampuan taktik pelatih, menyebut Hector Souto “benar‑benar kaya taktik” dan mampu menyederhanakan strategi sehingga mudah dipahami pemain.

“Coach Hector memberikan banyak taktik, namun adaptasinya mudah karena ia menjelaskan dengan jelas,” ujar Dewa.

Selain itu, Dewa menerima tugas khusus untuk membantu rekan-rekan muda memahami visi tim, menunjukkan peran kepemimpinan yang lebih luas.

“Saya diminta memberi taktik kepada anak‑anak agar semuanya sejalan,” tambahnya.

Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan bertanding di Nakhon, Thailand, 6‑12 April 2026, berada di Grup B bersama Australia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Target resmi pelatih tetap pada pencapaian performa terbaik tanpa beban tekanan hasil, namun harapannya tim dapat tampil kompetitif hingga babak semifinal.

Souto menegaskan, “Kami tidak membebani pemain soal hasil, hanya meminta mereka bermain sesuai gaya kami dan memberikan yang terbaik.”

Pernyataan ini sejalan dengan keinginan Dewa agar tim tetap fokus pada kualitas permainan, mengingat kompetisi regional semakin ketat.

Di Piala Asia Futsal 2026, Dewa dan rekan Yogi Saputra pernah memperkuat tim, memberikan pengalaman tambahan menjelang AFF 2026.

Pengalaman tersebut diharapkan memperkaya dinamika tim, terutama dalam menghadapi lawan dengan gaya bermain berbeda.

Dengan persiapan satu minggu yang padat, tim mengandalkan kedisiplinan dan fleksibilitas taktik untuk menghadapi tantangan di turnamen.

“Kami makan semua taktik yang diberikan, dan jalani saja,” ujar Dewa menutup konferensi pers.

Jika Indonesia dapat menyalin kembali performa 2024, harapan publik dan media akan menguat pada peluang gelar berulang.

Kondisi tim yang menggabungkan pemain veteran dan debutan menunjukkan strategi pembangunan jangka panjang bagi futsal Indonesia.

Dengan semangat all‑out yang ditekankan Dewa, serta pendekatan taktis Hector Souto, Timnas Futsal siap menatap Piala AFF 2026 dengan keyakinan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.