Media Kampung – Warga Jakarta mulai merasakan dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada meskipun kondisi asap diketahui sudah berkurang.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan terus memberikan informasi terkini berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta instansi terkait. “Masyarakat diimbau untuk tidak panik, tetap waspada, dan mengutamakan kesehatan bersama,” ujar Chico di Jakarta pada Senin (19/10).

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Warga dianjurkan untuk menggunakan masker N95 atau KN95 saat beraktivitas di luar ruangan. Khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit pernapasan, disarankan untuk mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan.

Chico juga menekankan pentingnya untuk segera memeriksa ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan. Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga di nomor 112 jika membutuhkan bantuan cepat. Selain itu, warga juga diingatkan untuk menghindari aktivitas yang dapat menambah polusi udara, seperti membakar sampah.