Media Kampung – Ketua Komisi XII DPR RI dan politikus Golkar, Melchias Markus Mekeng, menanggapi hasil survei dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) yang menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai salah satu menteri dengan kinerja terburuk di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Mekeng mengungkapkan bahwa pihak yang melakukan survei tersebut mungkin memiliki agenda tersendiri. Ia menilai, hasil survei tersebut belum tentu mencerminkan kemampuan seseorang dalam menjalankan tugas yang diemban, seperti yang dilakukan oleh Bahlil.
“Iya mungkin mereka punya agenda tersendiri dan belum tentu mereka kalau dikasih jabatan seperti yang dipegang oleh Pak Bahlil mereka bisa melakukan seperti yang dilakukan oleh Pak Bahlil,” kata Mekeng kepada wartawan.
Lebih lanjut, Mekeng menggarisbawahi bahwa teori yang dipelajari di sekolah belum tentu bisa diterapkan dalam kondisi nyata di lapangan.
Mekeng justru menilai kinerja Bahlil selama menjabat sebagai Menteri ESDM sangat baik. Ia menyebutkan salah satu upaya Bahlil adalah menjaga agar harga BBM bersubsidi tidak naik demi mempertahankan daya beli masyarakat. “Saya melihat kinerja Bahlil sangat bagus karena dia berusaha untuk tetap menjaga harga BBM bersubsidi tidak dinaikkan untuk menjaga kondusivitas daya beli masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Mekeng juga menyoroti upaya Bahlil dalam mengatur kegiatan usaha di sektor mineral dan batu bara. Menurutnya, pengelolaan sektor tersebut perlu melibatkan pengusaha lokal dan tidak hanya dikuasai oleh pengusaha besar. “Dia mengatur agar pengusaha-pengusaha minerba tidak memonopoli semua kegiatan di lapangan dan harus melibatkan pengusaha lokal, menindak tegas pelaku bisnis yang tidak proper melakukan bisnisnya,” tambahnya.
Survei CELIOS tersebut dilaksanakan pada 15 September hingga 9 Oktober 2026 dan melibatkan 1.142 responden, termasuk para ahli dan masyarakat umum. Dalam survei tersebut, Bahlil memperoleh skor -159 dan menjadi salah satu menteri dengan kinerja terburuk.













