Media Kampung, Jakarta – Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia, yang dikenal sebagai Wantimpres, menggelar rapat perdana di Kantor Kementerian Sekretaris Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah anggota Wantimpres, meskipun beberapa di antaranya tidak hadir.
Gus Yahya, salah satu anggota Wantimpres, terlihat keluar dari kantor Kemensetneg mengenakan batik dan songkok hitam. Ia menyebutkan bahwa tidak semua anggota hadir dalam rapat tersebut, dengan menyatakan “beberapa” anggota tidak hadir.
Rocky Gerung, yang juga hadir dalam rapat, menjelaskan bahwa agenda utama rapat adalah membahas porsi kerja tiap anggota dan memastikan bahwa isu publik menjadi konsumsi Wantimpres. “Pembagian kerja dan memastikan bahwa isu publik adalah konsumsi Wantimpres. Tetapi boleh bicara sebagai akademisi, saya boleh kasih kuliah segala macam. Teman-teman kan banyak akademisi itu,” ujarnya.
Beberapa tokoh yang terlihat hadir dalam rapat ini antara lain Agum Gumelar, Hatta Rajasa, Margarito Kamis, Ignasius Jonan, Bambang Soesatyo, Sinta Nuriyah Wahid, Soekarwo, dan Habib Salim Segaf Aljufri. Rapat ini diharapkan dapat memberikan arah yang jelas terkait pembagian tugas dan tanggung jawab di antara anggota Wantimpres dalam menjalankan fungsinya sebagai penasihat Presiden.













