Media Kampung – Tim nasional Ekuador tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Meksiko 0-2 pada babak 32 besar, Rabu (1/7/2026). Namun, kekalahan itu diwarnai klaim dari media Ekuador yang menyebut tim mereka menerima ancaman dari kartel Meksiko menjelang pertandingan.
Media lokal di Ekuador melaporkan adanya dugaan tekanan nonteknis yang diduga memengaruhi kondisi mental para pemain sebelum laga berlangsung. Klaim ini masih sebatas informasi yang beredar di media dan belum mendapat konfirmasi resmi dari Federasi Sepak Bola Ekuador maupun penyelenggara turnamen.
Dalam laporan tersebut, dugaan ancaman itu disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi moral skuad Ekuador. Penampilan tim dinilai berada di bawah performa terbaik saat menghadapi Meksiko. Namun, belum ada bukti yang dapat memastikan hubungan antara dugaan ancaman dengan hasil pertandingan. Pihak tim juga belum memberikan penjelasan apakah para pemain memang menerima intimidasi sebelum laga.
Hasil ini membuat langkah Ekuador di Piala Dunia 2026 terhenti pada babak 32 besar, sementara Meksiko melaju ke babak 16 besar. Di babak tersebut, Meksiko akan menghadapi Inggris pada 6 Juli 2026.
Selain Meksiko, sejumlah tim lain juga telah memastikan tempat di babak 16 besar. Hingga Kamis (2/7/2026), sudah 10 pertandingan dari 20 negara yang digelar, dengan 10 negara di antaranya telah lolos. Tim-tim yang sudah lolos antara lain Kanada, Brasil, Paraguay, Maroko, Prancis, Norwegia, Meksiko, dan Amerika Serikat. Amerika Serikat melaju setelah menundukkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 pada laga 32 besar, Kamis (2/7) WIB.
Babak 16 besar Piala Dunia 2026 menyajikan duel-duel menarik, seperti Brasil vs Norwegia dan Inggris vs Meksiko. Seluruh pertandingan sisa babak 32 besar akan berlangsung hingga 4 Juli 2026.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan