Media Kampung – Perpisahan Pablo Oliveira dan Arema FC menyimpan sebuah cerita yang berbeda dengan rekan senegaranya, Dalberto Luan Belo. Dua pemain asal Brasil itu resmi meninggalkan Singo Edan pada Juni 2026 setelah kontrak mereka berakhir. Namun, jalan yang mereka tempuh selama dua musim membela klub kebanggaan Aremania sangat bertolak belakang.

Pablo Oliveira memulai kariernya di Arema FC dengan gemilang. Gelandang berusia 31 tahun itu menjadi motor lini tengah pada Liga 1 2024/25, tampil dalam 27 pertandingan dan mencetak tiga gol. Namun, musim berikutnya cedera mulai menghantuinya. Cedera ligamen lutut MCL dan ACL memaksanya pulang ke Brasil untuk operasi pada pertengahan musim 2025/26. Ia hanya tampil tiga kali di musim tersebut sebelum akhirnya pamit.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyampaikan penghargaan atas dedikasi Pablo. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pablo atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan selama dua musim bersama Arema FC,” ujarnya. Pablo dianggap sebagai simbol profesionalisme meski perjalanannya terhambat cedera.

Di sisi lain, Dalberto meninggalkan jejak yang lebih manis. Penyerang berusia 31 tahun itu mencatatkan 36 gol dari 68 pertandingan resmi selama dua musim, menjadikannya salah satu striker tersubur Arema FC. Manajemen pun mengapresiasi dampak besarnya. “Terima kasih Dalberto atas gol-golnya, semangatnya, dan kenangan-kenangannya,” tulis Arema FC di Instagram.

Dalberto pun mengunggah pesan perpisahan yang menyentuh. “Setiap gol, setiap assist, setiap kemenangan, setiap momen sulit… aku menjalaninya dengan penuh semangat,” tulisnya. Ia juga berterima kasih kepada Aremania yang membuatnya merasa seperti di rumah sendiri meski jauh dari Brasil.

Kedua pemain sama-sama meninggalkan Arema FC setelah kontrak habis pada 10 Juni 2026. Namun, narasi perpisahan mereka sangat berbeda. Pablo harus berjuang melawan cedera yang berkepanjangan, sementara Dalberto menutup babaknya dengan catatan gol impresif dan rasa bangga. Arema FC kini harus mencari pengganti di lini tengah dan depan untuk musim 2026/27.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.