Media Kampung – 06 April 2026 | BPJS Ketenagakerjaan resmi meluncurkan pembaruan layanan Lapak Asik yang memungkinkan peserta mengatur jadwal klaim secara daring.

Fitur antrean online dapat diakses melalui situs lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id mulai 1 april 2026.

Peserta kini dapat memilih antara layanan videocall atau kunjungan langsung ke kantor cabang, sesuai kebutuhan mereka.

Sistem menampilkan estimasi waktu pelayanan atau slot jadwal, sehingga tidak lagi diperlukan kedatangan pada jam sibuk.

Kebijakan ini bertujuan mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kepastian layanan bagi jutaan peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala kantor cabang Jakarta Buaran, Muhammad Ramdhoni, menegaskan pentingnya inovasi ini dalam meningkatkan efisiensi birokrasi.

“Dengan antrean online Lapak Asik, kami ingin memastikan peserta mendapatkan kepastian waktu layanan tanpa harus menunggu lama,” ujar Ramdhoni dalam keterangan pers pada 5 April 2026.

Ia menambah bahwa layanan ini diharapkan mempercepat proses klaim, menegakkan transparansi, dan menurunkan risiko antrean fisik yang panjang.

Selain klaim, platform Lapak Asik juga memungkinkan peserta mengajukan pertanyaan, memperoleh informasi program, dan menyampaikan pengaduan.

Pendaftaran antrean dapat dilakukan kapan saja melalui smartphone, dengan sistem mengirimkan barcode dan notifikasi estimasi via email atau SMS.

Fitur ini merupakan bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan memperkuat digitalisasi layanan publik di era pasca‑pandemi.

Di sisi lain, BPJS Ketenagakerjaan memperluas program kesejahteraan pekerja dengan membangun tiga Griya Pekerja di Batam.

Hunian tersebut berlokasi di Bumi Lancang Kuning, Muka Kuning, dan Kabil, dengan tingkat hunian mencapai 98 persen.

Sekitar 5.000 pekerja aktif telah menempati tiga kompleks tersebut, menandakan tingginya permintaan akan rumah layak di kawasan industri.

Direktur Utama Saiful Hidayat menegaskan Griya Pekerja sebagai wujud komitmen BPJS terhadap prinsip coverage, care, dan credibility.

“Griya Pekerja adalah kontribusi nyata kami dalam mendukung visi pemerintah untuk kesejahteraan pekerja Indonesia,” kata Saiful dalam kunjungan pada 4 April 2026.

Program ini selaras dengan inisiatif Tiga Juta Rumah yang digagas pemerintah, serta mendukung agenda Asta Cita dalam meningkatkan kualitas hidup.

Penempatan hunian dekat zona industri dirancang untuk meminimalkan waktu tempuh dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas bagi pekerja.

Saiful menambahkan, keberadaan Griya Pekerja juga merangsang pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah di sekitar area.

Salah satu penghuni, Reno asal Duri, menyebut fasilitas aman, biaya sewa terjangkau, dan layanan pendukung memadai.

BPJS berencana memperluas jaringan Griya Pekerja ke wilayah lain, termasuk Pasar Minggu, Cikarang, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Pengembangan ini diharapkan menambah jumlah rumah layak bagi pekerja, sekaligus memperkuat ekonomi lokal melalui aktivitas UMKM.

Kedua inisiatif, antrean online Lapak Asik dan Griya Pekerja, mencerminkan strategi BPJS Ketenagakerjaan untuk mengintegrasikan layanan digital dan fisik.

Integrasi tersebut bertujuan menjawab kebutuhan peserta yang menginginkan kemudahan, kecepatan, dan kepastian dalam mengakses jaminan sosial.

Analis kebijakan menilai langkah ini dapat menjadi model bagi lembaga publik lain dalam memodernisasi prosedur pelayanan.

Implementasi sistem antrean berbasis jadwal juga diharapkan menurunkan beban operasional kantor cabang, karena kunjungan dapat diatur secara terstruktur.

Sementara itu, BPJS terus menyiapkan fitur tambahan pada Lapak Asik, termasuk pelaporan klaim real‑time dan dashboard monitoring bagi peserta.

Kombinasi layanan digital yang terintegrasi dan hunian layak diharapkan meningkatkan kepuasan peserta serta memperkuat posisi BPJS sebagai penyedia jaminan sosial terdepan.

Pemerintah menilai keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur efektivitas reformasi layanan publik di sektor ketenagakerjaan.

Secara keseluruhan, BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk menyediakan layanan yang lebih profesional, responsif, dan dapat diandalkan bagi seluruh pekerja Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.