Media Kampung – 05 April 2026 | Bayern Munich berhasil melakukan comeback dramatis 3-2 atas tuan rumah Freiburg pada laga lanjutan Bundesliga 2025/26 di Stadion Europa Park, Sabtu (4/4/2026). Kemenangan ini menegaskan posisi Bayern di puncak klasemen dengan 73 poin.
Tim asuhan Vincent Kompany memulai pertandingan tanpa penyerang andalan Harry Kane yang cedera pergelangan kaki, namun tetap menguasai tempo permainan sejak menit awal. Manuel Neuer menunjukkan performa impresif dengan dua penyelamatan penting, menahan peluang Lucas Höler dan Philipp Lienhart.
Freiburg membuka keunggulan cepat pada menit ke-46 melalui gol spektakuler Johan Manzambi dari jarak jauh yang tidak terjangkau Neuer. Gol tersebut memberikan kepercayaan diri kepada tim tuan rumah yang menekan pertahanan Bayern.
Pada menit ke-71, Lucas Höler memperlebar selisih menjadi 2-0 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan sudut. Setelah gol itu, Freiburg hampir menggandakan keunggulan, namun penyerang Lucas Höler gagal memaksimalkan peluang emas.
Bayern merespons dengan tiga pergantian sekaligus, memasukkan Michael Olise, Konrad Laimer, dan Aleksandar Pavlovic. Olise tidak langsung menghasilkan gol, namun menjadi katalis serangan tim.
Tekanan Bayern menghasilkan gol pertama pada menit ke-81 lewat tembakan jarak jauh Tom Bischof yang melengkung ke sudut gawang. Gol tersebut mengurangi jarak menjadi 2-1 dan menghidupkan semangat pemain.
Pada menit ke-92, Michael Olise memberikan umpan terobosan kepada Bischof yang kembali menambah angka melalui sepakan melengkung dari tepi kotak penalti. Gol penyama membuat skor menjadi 2-2 di waktu tambahan pertama.
Menjelang akhir pertandingan, Alphonso Davies mengirimkan umpan silang tepat ke area penalti, di mana Lennart Karl memanfaatkan bola dan mengeksekusi tembakan akhir pada menit ke-90+9. Gol penentu itu mengamankan kemenangan 3-2 untuk Bayern.
Setelah peluit akhir, Lennart Karl mengungkapkan kebahagiaannya, “Saya hanya ingin membantu tim di menit-momen krusial, dan itu terasa luar biasa.” Sementara Tom Bischof menambahkan, “Kami tidak pernah menyerah, dan semua kerja keras terbayar.”
Lucas Höler, pencetak dua gol bagi Freiburg, menyatakan kekecewaannya, “Saya menyesal melewatkan beberapa peluang, terutama di menit akhir. Kami sudah bermain bagus, tapi gagal menutup pertandingan.”
Pelatih Freiburg Julian Schuster mengakui frustrasi, “Kami mendominasi sebagian besar pertandingan, namun gol terakhir Bayern menghancurkan harapan kami. Kami harus belajar dari kesalahan.”
Dengan hasil ini, Bayern menjauh 12 poin dari Borussia Dortmund yang berada di posisi kedua, memperkuat peluang mereka merebut gelar Bundesliga. Poin 73 menempatkan mereka di zona aman menjelang akhir musim.
Freiburg tetap berada di peringkat kedelapan dengan 37 poin setelah 28 pertandingan, namun tetap bersaing dalam tiga kompetisi: Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Europa. Tim akan memfokuskan diri pada laga Europa League melawan Celta Vigo.
Media Jerman menyebut kemenangan Bayern sebagai manifestasi “Black Beast” (Bestia Negra), julukan yang menggambarkan agresivitas dan ketangguhan tim di menit-menit akhir. Julukan tersebut kembali muncul menjelang pertemuan Bayern melawan Real Madrid di fase grup Liga Champions.
Kedua tim akan melanjutkan agenda masing-masing; Bayern menyiapkan laga penting melawan Real Madrid, sementara Freiburg berupaya memperbaiki konsistensi untuk kembali bersaing di papan atas liga.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan