Media Kampung – 01 April 2026 | Mario Suryo Aji mengungkapkan penyesalannya setelah terjatuh di lintasan Circuit of the Americas pada Minggu (29/3) lalu, sehingga kehilangan peluang poin penting.
Pembalap Idemitsu Honda Team Asia sempat berada dalam zona poin sebelum insiden terjadi pada dua lap terakhir balapan.
Balapan Moto2 Amerika berlangsung kacau sejak lap pertama ketika sebuah kecelakaan memicu red flag dan proses restart.
Setelah restart, Mario berhasil kembali ke posisi ke-15 dan tampak siap mengamankan setidaknya satu poin.
Namun, kesalahan teknis pada saat mengendalikan motor membuatnya kehilangan kontrol dan jatuh sebelum garis finish.
“Sebelum red flag dan setelah restart, saya merasa balapan berjalan baik, tetapi pada akhirnya saya membuat kesalahan dan itu sepenuhnya tanggung jawab saya,” ujar Mario dalam pernyataan resmi tim.
Ia menilai bahwa kegagalan tersebut sangat disayangkan mengingat peluang poin masih terbuka.
“Kesalahan itu tidak dapat diterima dan tidak boleh terulang lagi. Sangat membuat frustrasi karena setelah akhir pekan yang sulit, saya masih yakin dapat meraih sesuatu,” tambahnya.
Mario mengakui bahwa performanya sejak sesi latihan telah terpengaruh, yang berujung pada ritme balapan yang tidak stabil.
Menurutnya, tekanan sejak hari pertama membuat persiapan mental dan fisik menjadi lebih berat.
Tim Idemitsu Honda Team Asia menegaskan dukungan penuh kepada pembalap muda tersebut dan menilai potensinya masih besar.
Tim menambahkan bahwa analisis data balapan akan membantu memperbaiki strategi ke depannya.
Insiden di Circuit of the Americas menambah catatan kompetitif Mario yang sebelumnya menunjukkan performa konsisten di seri Moto2.
Sejak debutnya, pembalap asal Magetan ini telah mencatat beberapa penampilan menonjol meski belum memperoleh poin di ajang ini.
Pembalap lain di grid juga mengalami kesulitan, sehingga klasemen menjadi sangat dinamis hingga akhir perlombaan.
Penggemar Moto2 menilai bahwa Mario tetap memiliki peluang besar untuk bangkit pada balapan berikutnya.
Para analis mengingatkan bahwa konsistensi dan pengendalian risiko menjadi kunci utama dalam meraih poin di kelas menengah.
Dengan dua balapan tersisa di musim, Mario bertekad memperbaiki performa dan menghindari kesalahan serupa.
Ia menutup dengan menyatakan komitmen penuh untuk belajar dari pengalaman dan kembali kompetitif pada seri selanjutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan