Media Kampung – 30 Maret 2026 | Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan inspeksi langsung di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, satu minggu setelah Lebaran untuk menilai ketersediaan dan harga bahan pokok. Kedua pejabat menyimpulkan bahwa persediaan beras, minyak goreng, cabai, dan komoditas utama lainnya mencukupi serta harga tetap terkendali.

Mereka menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian berlebihan karena stok bahan pokok aman. Imbauan tersebut disampaikan untuk menghindari kepanikan belanja yang dapat mengganggu stabilitas pasar.

Kementerian Perdagangan memantau harga harian melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang mencakup sekitar 550 titik pasar di 514 kabupaten dan kota. Data perkembangan harga dapat diakses publik sehingga transparansi tetap terjaga.

Sinergi dengan pemerintah daerah, asosiasi pedagang, serta pemasok utama seperti Perum Bulog dan ID FOOD memperkuat distribusi. Minimal 35 persen distribusi MINYAKITA dialokasikan ke BUMN pangan, dan saat ini proporsi tersebut telah melebihi target.

Harga MINYAKITA turun 7,5 persen menjadi Rp15.700 per liter, lebih rendah dibandingkan Rp17.200 per liter tahun lalu. Harga bahan pokok lainnya juga mengalami penurunan: bawang merah turun 8‑10 persen, cabai 3‑20 persen, dan bawang putih hingga 16 persen, dengan contoh harga beras medium Rp13.000/kg dan premium Rp14.800/kg.

Secara nasional, tren penurunan berlanjut pada komoditas strategis seperti beras SPHP Rp12.500/kg, minyak goreng curah Rp22.000/liter, minyak goreng premium Rp15.000/liter, tepung terigu Rp12.000/kg, daging sapi Rp140.000/kg, gula pasir Rp19.000/kg, daging ayam Rp45.000/kg, telur ayam Rp32.000/kg, serta bawang merah Rp50.000/kg dan cabai rawit merah Rp100.000/kg.

Pedagang beras Rano menyatakan pasokan beras aman dan harga mulai merosot seiring masuknya musim panen, sementara pedagang telur Selamet mengonfirmasi pasokan telur tetap cukup dan harga stabil. Kedua pelaku pasar mengapresiasi keberadaan SPHP yang memberikan pilihan harga bagi konsumen.

Pemerintah menutup inspeksi dengan ajakan kepada konsumen untuk berbelanja secara bijak, menegaskan bahwa stok bahan pokok terjaga dan harga berada pada jalur penurunan, sehingga stabilitas pasar dapat dipertahankan ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.