Media Kampung ā 09 Maret 2026 | Proses pembersihan lumpur yang melanda provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan kemajuan signifikan menjelang pertengahan Maret 2026. Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat penanganan di lebih dari 500 lokasi terdampak, memastikan akses jalan, fasilitas publik, dan permukiman kembali berfungsi normal.
Data terbaru mengungkap bahwa dari 508 lokasi target, sebanyak 406 lokasi sudah bersih total, menyumbang sekitar 80 persen penyelesaian. Sisa 102 lokasi masih dalam tahap penanganan.
| Provinsi | Total Lokasi | Sudah Dibersihkan | Masih Diproses | Persentase |
|---|---|---|---|---|
| Aceh | 455 | 366 | 89 | 80% |
| Sumatera Utara | 24 | 11 | 13 | 46% |
| Sumatera Barat | 29 | 29 | 0 | 100% |
Provinsi Aceh menjadi zona dengan konsentrasi lokasi terbanyak. Di sana, pembersihan telah mencakup sebagian besar fasilitas pendidikan, termasuk SD Lokop dan SMP di Kecamatan Lokop, yang kini bersih baik di dalam ruangan maupun lingkungan sekitar.
Di Sumatera Utara, upaya pembersihan masih berlangsung di lebih dari setengah lokasi, sementara Sumatera Barat berhasil menyelesaikan seluruh 29 titik yang terdampak, menandai progres 100 persen.
Petugas menegaskan bahwa pembersihan lumpur bukan sekadar menghilangkan material, melainkan langkah krusial untuk memulihkan aktivitas ekonomi, layanan pendidikan, dan mobilitas warga pascabencana.









Tinggalkan Balasan