Media Kampung – Como 1907 kembali menelan kekalahan di ajang Liga Champions musim ini. Sang pelatih, Cesc Fabregas, mengakui bahwa kompetisi itu sangat sulit. Ini menjadi musim pertama Como di Liga Champions usai berhasil finis di peringkat keempat Serie A 2025/2026 lalu.

Como sejatinya memulai debutnya di Liga Champions dengan cukup meyakinkan usai menghajar RB Leipzig dengan skor telak 4-1. Namun, pada pekan kedua, Como harus mengakui keunggulan Feyenoord Rotterdam dengan menelan kekalahan 2-3 di kandang lawan. Kekalahan tersebut seakan menyadarkan Como bahwa kompetisi itu tak semudah yang dibayangkan.

Cesc Fabregas mengungkapkan, “Liga Champions adalah kompetisi terberat. Levelnya lebih tinggi dibandingkan dengan Piala Dunia. Kemarin Bayern Munchen menderita meskipun bermain dengan skuad utama, Barcelona juga. Itu menunjukkan betapa sulitnya Liga Champions, tetapi, saya masih tenang. Ini adalah anugrah bagi klub dan saya akan terus mengatakan itu. Kami akan maju selangkah demi selangkah, kami memiliki jalur yang harus dilewati. Kami harus tetap tenang dan konsisten,” tegasnya.

Tak hanya menelan kekalahan pada laga Liga Champions, Como juga kesulitan meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir mereka. I Lariani hanya meraih satu poin dalam tiga pertandingan terakhir dengan hasil dua kali kalah dan sekali imbang. Como tunduk di tangan Frosinone dengan skor 0-2, kemudian ditahan imbang AS Roma 0-0, dan terakhir kalah dari Feyenoord.

Setelah ini, Como akan bertandang ke kandang Fiorentina dalam laga lanjutan Serie A pada Minggu (18/10) pukul 20.00 WIB.