Media Kampung – 09 April 2026 | Arsenal mengakhiri rentetan kekalahan dengan mengalahkan Sporting CP 1-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions.
Gol penentu dicetak oleh Kai Havertz pada tambahan waktu babak kedua, menambah keunggulan Gunners.
Operan krusial datang dari Gabriel Martinelli yang memecah pertahanan Sporting di kotak penalti.
Kiper Sporting, Rui Silva, tak mampu menghentikan tembakan dekat Havertz yang menimpa gawang.
David Raya dinobatkan pemain terbaik pertandingan berkat serangkaian penyelamatan penting.
Raya menepis tembakan keras Maxi Araujo yang meleset ke mistar pada babak pertama.
Pada menit ke-70, Mikel Arteta mengganti Martin Ødegaard dengan Havertz untuk meningkatkan opsi serang.
Pergantian tersebut terbukti efektif, karena Havertz mencetak gol pada menit ke-90+1.
Arteta memuji penyelesaian cepat Havertz dan menyebutnya contoh “finisher” yang tepat.
“Kami membutuhkan dampak di fase ini, dan pemain muda itu memberikannya,” ujar Arteta kepada media.
Sebelumnya Arsenal mengalami dua kekalahan beruntun di kompetisi domestik, termasuk kegagalan di Carabao Cup.
Kegagalan tersebut menimbulkan keraguan publik terhadap mentalitas tim Mikel Arteta.
Kunjungan ke Lisbon menjadi ujian penting bagi Arsenal yang belum pernah menang di Portugal pada fase gugur.
Sporting CP masuk ke pertandingan dengan rekor tak terkalahkan dalam 23 laga terakhir di kandang.
Rekor tersebut termasuk 17 kemenangan beruntun di Estádio José Alvalade sebelum laga ini.
Pada awal pertandingan, kedua tim menunjukkan kesulitan menciptakan peluang bersih.
Noni Maduke hampir membuka keunggulan Arsenal dengan sundulan yang menimpa mistar.
Maxi Araujo hampir memberi keunggulan Sporting, namun tembakannya menabrak tiang gawang.
Di babak kedua, Arsenal meningkatkan intensitas serangan dan menciptakan peluang lebih banyak.
Martin Zubimendi sempat mencetak gol, namun dinyatakan offside setelah tinjauan VAR.
VAR juga menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran lain yang memengaruhi jalannya laga.
David Raya kembali menegaskan kehadirannya dengan menolak peluang Geny Catamo pada menit ke-55.
Lini belakang Sporting kehilangan konsentrasi menjelang akhir, memberikan ruang bagi Havertz di dalam kotak penalti.
Havertz memanfaatkan ruang tersebut dan mengeksekusi tembakan sederhana yang mengunci kemenangan.
Kemenangan ini memberi Arsenal keunggulan satu gol menjelang leg kedua yang akan digelar di London.
Dengan hasil ini, Arsenal memecahkan kutukan enam laga gugur di Portugal tanpa kemenangan.
Arteta menegaskan pentingnya konsistensi dan efisiensi dalam pertandingan-pertandingan mendatang.
“Kami harus lebih tajam, lebih cepat, dan lebih efisien,” kata Arteta setelah pertandingan.
Pemain Arsenal lainnya, seperti Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli, juga berkontribusi dalam serangan.
Namun, mereka tidak berhasil menambah gol sebelum peluit akhir.
Penampilan defensif Arsenal tetap solid, meski menghadapi tekanan dari serangan Sporting yang terorganisir.
Sporting CP tetap mengandalkan formasi lima bek untuk menutup ruang, namun tetap gagal menembus pertahanan Gunners.
Analisis pasca laga menyoroti peran taktis Arteta dalam memanfaatkan pemain cadangan.
Pergantian strategis pada menit ke-70 menjadi titik balik yang menentukan hasil akhir.
Dengan kemenangan ini, Arsenal kembali berada di jalur yang tepat untuk melaju ke semifinal Liga Champions.
Kedepannya, Arsenal harus menjaga performa di liga domestik sekaligus mempersiapkan leg kedua.
Arteta berharap momentum ini dapat mengangkat moral tim dan memperbaiki performa di Premier League.
Penutup: Arsenal kini memandang leg kedua dengan kepercayaan, berharap melanjutkan kebangkitan yang baru saja dimulai.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan