Media Kampung – 08 April 2026 | Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bimo Margo Hutomo diserang saat menjalankan tugas di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (6 April) sore. Serangan itu berujung pada luka fisik dan pencurian sepeda motor serta telepon selulernya.
Korban dilaporkan dipukuli dengan batu dan benda keras lainnya, sementara pelaku berhasil melarikan diri membawa motor dan ponsel milik Bimo. Luka-luka yang diderita meliputi memar di lengan serta lecet pada wajah.
Setelah kejadian, Bimo dilarikan ke RSUD Cipto Mangunkusumo untuk perawatan lanjutan. Dokter mengonfirmasi bahwa kondisi korban stabil, namun diperlukan observasi lebih lanjut untuk menghindari komplikasi.
Polisi setempat segera melakukan penyelidikan dan mengerahkan tim unit respons cepat (Brimob) untuk melacak pelaku. rekaman cctv di sekitar lokasi kebakaran kini sedang diproses untuk mengidentifikasi wajah dan plat nomor kendaraan yang dicuri.
Juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran (DPM) DKI Jakarta, Irwan Hidayat, menyatakan bahwa kejadian ini sangat disayangkan dan menegaskan komitmen aparat dalam melindungi anggota yang sedang bertugas. Ia menambahkan bahwa prosedur keamanan akan ditingkatkan setelah insiden ini.
Saksi mata yang berada di lokasi mengaku melihat pria tersebut berulang-ulang mengintimidasi petugas sebelum akhirnya memukul Bimo dengan batu. ‘Saya sempat melihat mereka berdua bertarung, lalu pelaku lari dengan motor, meninggalkan korban tergeletak,’ ujar saksi, seorang karyawan toko terdekat.
Kasus serupa pernah terjadi di beberapa wilayah Indonesia, terutama pada petugas keamanan dan layanan darurat. Data kepolisian menunjukkan peningkatan laporan kekerasan terhadap petugas publik selama dua tahun terakhir.
Pak
ar keamanan, Dr. Rina Suryani, menilai bahwa faktor ketegangan sosial dan kurangnya kesadaran hukum menjadi pemicu utama. Ia menyarankan edukasi publik dan peningkatan penegakan hukum untuk mencegah kejadian serupa.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan dijalankan secara tegas, termasuk penetapan pasal yang relevan terhadap perbuatan penganiayaan dan pencurian. Penyidikan diperkirakan memakan waktu beberapa hari hingga mengungkap identitas pelaku.
Masyarakat di media sosial menanggapi insiden ini dengan kecaman terhadap tindakan kekerasan serta dukungan bagi petugas pemadam kebakaran. Beberapa netizen menggalang doa untuk kesembuhan Bimo dan menuntut keadilan.
Dengan semua langkah yang sedang diambil, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan keamanan petugas yang berada di garis depan tetap terjaga. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya rasa hormat terhadap profesi yang melindungi publik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan