Media Kampung – 01 April 2026 | Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Kertosono bersama Camat Kertosono menggelar pertemuan koordinasi dan silaturahmi pada Selasa (31/3) untuk memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Program MBG dijadikan prioritas pemerintah daerah sebagai upaya menyediakan makanan bergizi secara gratis kepada kelompok rentan, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang berada dalam risiko kekurangan gizi.

Camat Kertosono, Widi Cahyono, menegaskan bahwa keberhasilan program memerlukan sinergi kuat, komunikasi intensif, serta komitmen bersama antara semua pihak terkait agar implementasinya optimal.

Forum koordinasi membahas mekanisme distribusi makanan, standar kualitas gizi yang harus dipenuhi, kesiapan sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana yang tersedia di masing-masing wilayah kerja SPPG.

Beberapa tantangan lapangan diidentifikasi, antara lain keterlambatan distribusi dan kesulitan dalam memantau kontinuitas kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Para peserta berbagi pengalaman dan merumuskan solusi kolektif, termasuk pembentukan pool logistik bersama dan tim monitoring gabungan untuk menanggulangi permasalahan distribusi.

Seluruh unit SPPG sepakat menyelaraskan prosedur operasional standar serta format pelaporan guna memastikan konsistensi data dan transparansi dalam pelaksanaan program.

Pertemuan juga menekankan peran kader kesehatan desa dan relawan masyarakat dalam mengidentifikasi penerima manfaat serta mengawasi penggunaan makanan secara tepat sasaran.

Camat menambahkan bahwa program MBG secara langsung menanggapi kebutuhan dasar gizi masyarakat dan berpotensi meningkatkan indikator pertumbuhan anak di Kecamatan Kertosono.

Kepala SPPG berjanji menambah tenaga kerja khusus untuk pengelolaan inventaris serta menyelenggarakan pelatihan rutin mengenai keamanan pangan dan penanganan makanan.

Koordinasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program, mengurangi duplikasi upaya, dan menjamin bahwa makanan sampai ke rumah tangga target sebelum masa masuk sekolah baru.

Langkah bersama ini mencerminkan komitmen pemerintah Kecamatan Kertosono dalam meningkatkan status gizi masyarakat serta menjadi contoh praktik kolaboratif bagi sub‑district lain di wilayah Jawa Timur.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.