Media Kampung – 01 April 2026 | Penelitian terbaru menyoroti bahwa individu yang mengalami mabuk dapat merasakan dunia seolah bergerak dalam gerakan lambat, sekaligus menumbuhkan rasa takut kehilangan kesadaran.
Efek ini dipicu oleh etanol yang mengganggu sistem saraf pusat, memperlambat transmisi sinyal antar neuron secara signifikan.
Akibatnya, proses visual dan respons motorik menjadi tidak sinkron, membuat gerakan kaki terasa berat dan tertinggal dibandingkan persepsi visual.
Gangguan pada korteks prefrontal, area otak yang mengatur logika dan kontrol diri, menurunkan kemampuan individu untuk menilai situasi sebagai sementara.
Kondisi tersebut memicu apa yang disebut “The Fear” atau hangxiety, yakni kecemasan bahwa keadaan mabuk akan berlanjut tanpa batas.
“Ketika sinyal otak terhambat, otak menginterpretasikan rasa tidak berdaya sebagai ancaman eksistensial,” ujar Dr. Anita Prasetyo, ahli neurologi di Universitas Surabaya.
Beberapa orang melaporkan derealisasi, perasaan bahwa lingkungan sekitar tidak lagi nyata, yang memicu sinyal bahaya konstan dalam otak.
Pengalaman ini sering digambarkan sebagai “penjara pikiran”, di mana kontrol atas tubuh dan kesadaran terasa terkurung oleh zat kimia.
Paranoia dan panik yang menyertai kondisi ini menambah beban psikologis, meningkatkan risiko gangguan mental jangka panjang.
Fenomena serupa dapat muncul pada tingkat alkohol yang relatif rendah, bukan hanya pada konsumsi berlebihan.
Pakar kesehatan menyarankan konsumsi alkohol secara moderat dan memperhatikan gejala psikologis yang muncul selama atau setelah minum.
Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya edukasi publik mengenai dampak neuropsikologis alkohol, termasuk persepsi waktu yang terdistorsi.
Secara keseluruhan, persepsi “slow‑motion” pada mabuk mencerminkan gangguan fisiologis dan psikologis yang dapat menimbulkan rasa takut kehilangan kontrol atas kesadaran.
Kesadaran akan mekanisme ini diharapkan membantu masyarakat mengelola konsumsi alkohol secara lebih bijak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan