Media Kampung – 08 April 2026 | Beijing menyambut baik keputusan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang diumumkan pekan lalu.
Presiden China Xi Jinping menyatakan dukungan China terhadap upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Dalam pertemuan dengan pejabat tinggi China, Xi menegaskan bahwa stabilitas regional menjadi prioritas bagi Beijing.
Ia menambahkan bahwa China siap berperan sebagai mediator bila diperlukan, mengingat posisi Beijing yang tidak memihak.
Gencatan senjata tersebut mencakup penangguhan serangan udara Amerika ke wilayah Iran selama dua minggu ke depan.
Keputusan Washington dipandang sebagai langkah untuk memberi ruang diplomasi setelah serangkaian insiden militer di perairan Teluk.
China menilai bahwa penghentian sementara aksi militer dapat membuka jalur dialog antara kedua belah pihak.
Xi menegaskan bahwa semua pihak harus menghormati kedaulatan dan menghindari eskalasi yang dapat memperluas konflik.
Pemerintah Beijing juga menekankan pentingnya peran PBB serta organisasi regional dalam menengahi perselisihan.
Sebagai negara dengan hubungan ekonomi luas di kawasan, China mengingatkan akan dampak negatif perang terhadap perdagangan energi global.
Analis internasional memperkirakan bahwa sikap China yang konstruktif dapat menambah tekanan pada Washington untuk mencari solusi politik.
Sementara itu, pejabat Amerika menegaskan bahwa gencatan senjata bersifat sementara dan dapat berakhir jika Iran melanggar ketentuan.
Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penangguhan serangan, namun menegaskan haknya mempertahankan kedaulatan.
Observers menilai bahwa respons China memperkuat citra Beijing sebagai kekuatan diplomatik yang berusaha menyeimbangkan kepentingan Barat dan Timur.
Dengan gencatan yang sedang berlangsung, situasi di Timur Tengah masih dipantau secara intensif oleh komunitas internasional.
Gencatan senjata memberi ruang bagi upaya diplomatik, dan China berkomitmen terus mendukung proses perdamaian.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan