Media Kampung – 03 April 2026 | Jakarta – Aktor Sahrul Gunawan baru-baru ini mengungkapkan rasa hormatnya kepada mantan pacarnya, Intan Nuraini, dengan menyebutnya “mantan terindah” dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Video tersebut cepat menjadi perbincangan setelah sejumlah teman Intan membagikannya di platform FYP, menimbulkan spekulasi mengenai hubungan lama keduanya.

Intan menjelaskan bahwa ia telah menonton klip itu setelah mendapat banyak notifikasi dari sahabat‑sahabatnya.

“Saya jujur, sudah biasa,” ujar Intan dalam sebuah rekaman singkat, menegaskan bahwa komentar itu tidak mengejutkannya.

Ia menambahkan bahwa ia sudah terbiasa menjadi bahan perbincangan publik karena pernah menjadi pasangan Sahrul.

Stigma publik memang masih melekat, kata Intan, mengingat seringnya orang mengidentifikasi dirinya lewat hubungannya dengan Sahrul.

“Kalau orang lihat saya, mereka langsung tanya ‘Eh, ini kan mantan Sahrul?’” ungkapnya sambil tersenyum.

Meskipun hubungan mereka tidak lama, Intan mengingat bahwa mereka bersama selama kurang lebih dua tahun.

Kedua artis sempat berkolaborasi dalam sinetron “Bukan Cinderella”, yang menjadi titik awal kedekatan mereka.

Setelah perpisahan, masing‑masing melanjutkan karier tanpa menutup pintu komunikasi, menurut Sahrul yang kemudian menilai Intan sebagai “teman main yang menyenangkan”.

Dalam program FYP, Sahrul memberi rating pada mantan lawan mainnya, termasuk Intan, dan menambahkan pujian pribadi.

“Jangan ngomong macem‑macem, bini gue ikut,” candanya sebelum menyebutkan Intan, menandakan bahwa istri tidak akan terganggu.

“Tapi kalau bicara akting, dia teman main yang menyenangkan. Jujur, dia mantan terindah buat aku,” ungkap Sahrul dengan nada santai.

Reaksi Intan terhadap pujian tersebut tampak tenang, ia menilai komentar itu tidak mengubah kehidupan pribadinya.

Kunci ketenangannya, menurut Intan, adalah dukungan suami yang dewasa dan tidak terprovokasi oleh masa lalu.

“Suami saya orangnya alhamdulillah santai, dewasa, dia biasa saja,” kata Intan dalam wawancara singkat.

Suami Intan, yang tidak disebutkan namanya, diketahui telah mengenal sejarah panjang kehidupan Intan sebelum pernikahan.

“Dia sudah tahu siapa saja yang pernah ada di hidupku, jadi kami saling menghormati,” tambahnya.

Pasangan tersebut kini memiliki tiga orang anak, yang menjadi prioritas utama dalam keluarga.

“Udah dapat anak tiga, sudah lah,” ujar Intan sambil menegaskan fokus pada keluarga.

Media sosial menyoroti bagaimana publik menilai komentar Sahrul, ada yang melihatnya sebagai ungkapan nostalgia, ada pula yang menilai terlalu sentimental.

Namun, bagi Intan, komentar itu hanyalah bagian kecil dari perjalanan karier dan kehidupan pribadinya.

Ia menegaskan bahwa ia tidak lagi terikat secara emosional dengan masa lalu, melainkan memandangnya sebagai pelajaran.

“Aku sudah memaklumi kalau orang mengenalku sebagai mantan Sahrul,” katanya, menutup pernyataan dengan nada optimis.

Sahrul sendiri tidak memberikan komentar lanjutan setelah video tersebut, dan tetap fokus pada proyek‑proyek televisi terkini.

Kejadian ini memperlihatkan dinamika hubungan mantan pasangan selebriti yang tetap terjaga dalam batas profesional.

Kedua pihak tampak mengutamakan rasa hormat, tanpa menimbulkan konflik publik yang berlebihan.

Pengamat media menilai bahwa sikap terbuka Intan dan ketenangan suaminya mencerminkan perubahan pola interaksi publik selebriti di era digital.

Mereka menilai bahwa menjaga privasi sambil tetap memberi ruang bagi fans untuk berspekulasi menjadi strategi yang umum.

Intan menutup dengan harapan agar publik lebih menghargai ruang pribadi artis dan tidak terus mengaitkan mereka dengan masa lalu.

“Kita semua manusia, punya masa lalu, tapi yang penting adalah masa kini dan masa depan,” ungkapnya.

Dengan tiga anak dan karier yang terus berkembang, Intan berencana melanjutkan peran di dunia akting tanpa tekanan nostalgia.

Sahrul, di sisi lain, melanjutkan penilaian lawan mainnya di program FYP, menekankan profesionalisme di atas urusan pribadi.

Kedua artis tetap menjadi figur publik yang dihormati, meskipun cerita mereka pernah menjadi sorotan media.

Secara keseluruhan, pernyataan “mantan terindah” tidak mengubah dinamika keluarga Intan, yang tetap fokus pada kebahagiaan bersama suami dan anak‑anak.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.