Media Kampung – 02 April 2026 | Salmafina Sunan, putri pengacara Sunan Kalijaga, kembali menjadi sorotan publik setelah ayahnya mengonfirmasi bahwa penggunaan legging saat liburan di Swiss menjadi pemicu perceraian dengan Taqy Malik.

Pernikahan pasangan itu berakhir pada tahun 2018, namun isu lama kembali muncul ketika istri Taqy Malik saat ini, Sherel Thalib, menuding bahwa tuduhan legging adalah hoaks.

Menanggapi tuduhan tersebut, Sunan Kalijaga menyampaikan secara tegas bahwa legging memang menjadi alasan utama kemarahan Taqy Malik.

Ia menjelaskan bahwa Salmafina mengenakan legging di bawah jilbab dan outer jacket demi kenyamanan saat berjalan di atas salju tebal di Swiss.

Menurut Sunan, pakaian itu tidak melanggar syariat karena tetap menutup aurat, melainkan solusi praktis untuk kondisi ekstrem.

“Jika tidak memakai legging, ia akan kesulitan melangkah di atas salju setinggi lutut,” ujarnya dalam wawancara di Senayan, Jakarta pada 31 Maret 2026.

Taqy Malik, seorang hafidz Quran, diketahui menolak penampilan tersebut dan menyatakan keberatan secara tegas.

Penolakan itu kemudian bereskalasi menjadi perselisihan rumah tangga yang akhirnya memutuskan perceraian.

Salmafina mengunggah foto dirinya mengenakan legging berwarna ungu di latar belakang tumpukan salju pada hari Selasa, 31 Maret 2026, sebagai respons atas pertanyaan netizen.

Foto tersebut menampilkan jilbab hitam, jaket luar, rok, serta legging yang dipadukan untuk menutupi aurat dan mengurangi rasa dingin.

Netizen yang melihat postingan itu menanyakan alasan pemilihan legging, dan Salmafina menjawab dengan senyum sambil menuliskan “hahaaa”.

Ayahnya menambahkan bahwa legging dipilih karena cuaca Swiss yang ekstrem dan tidak ada alternatif pakaian yang lebih sesuai.

Sunan Kalijaga menegaskan bahwa penggunaan legging tidak dimaksudkan untuk meniru tren mode, melainkan memenuhi kebutuhan ibadah dan kesehatan.

Ia menolak tuduhan bahwa legging menjadi isu hoaks, sambil menantang siapa pun yang meragukan kebenaran cerita tersebut.

Sherel Thalib sebelumnya menulis di akun X‑nya bahwa penyebab perceraian tidak terkait pakaian, melainkan faktor lain yang tidak diungkapkan.

Pernyataan itu memicu perdebatan online, memaksa Sunan Kalijaga untuk mengklarifikasi fakta secara terbuka.

Dalam klarifikasinya, Sunan menyebutkan bahwa liburan keluarga meliputi Italia, Belanda, Prancis, dan Swiss, dengan kondisi salju paling menantang di Swiss.

Ia menuturkan bahwa Salmafina tetap berbusana syar’i selama perjalanan, namun menambahkan legging sebagai lapisan tambahan.

“Kami tidak mengubah pakaian syar’i, hanya menambah satu lapisan untuk melindungi tubuh,” kata Sunan.

Taqy Malik menganggap tambahan itu melanggar norma keluarga, sehingga menuntut perceraian.

Sunan menambahkan, “Jika saya berbohong, telinga saya siap dipertaruhkan,” sebagai janji kejujuran atas pernyataannya.

Ia juga menyebutkan bahwa anaknya pernah menangis karena tekanan situasi, menegaskan dampak emosional perceraian tersebut.

Media suara.com mencatat bahwa kontroversi ini kembali muncul pada awal April 2026, bersamaan dengan berbagai topik lain dalam portal tersebut.

Meskipun isu legging tampak sederhana, perdebatan mencerminkan sensitivitas pakaian syar’i dalam konteks modern dan lintas budaya.

Para pengamat agama menilai bahwa penggunaan pakaian yang menutup aurat tetap dapat disesuaikan dengan kondisi iklim, asalkan tidak melanggar prinsip dasar.

Namun, reaksi Taqy Malik menunjukkan bahwa interpretasi pribadi terhadap pakaian tetap menjadi faktor penting dalam dinamika keluarga.

Kasus ini menambah daftar perceraian selebriti Indonesia yang dipicu oleh perbedaan pandangan nilai dan gaya hidup.

Bagi publik, cerita ini menjadi bahan diskusi tentang batas antara kebebasan berbusana dan harapan tradisional.

Pada akhirnya, Salmafina dan keluarga tetap berfokus pada pemulihan pribadi, sementara Taqy Malik melanjutkan aktivitas keagamaan.

Artikel ini menutup dengan menegaskan bahwa legging memang menjadi elemen kunci dalam perceraian, namun penyebab akhir melibatkan banyak faktor pribadi dan sosial.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.