Media Kampung – 01 April 2026 | Amanda Puspita, 21, mengumumkan kelulusan dari JKT48 pada Oktober 2025. Keputusan itu dipicu oleh cedera berat yang menghambat aktivitasnya sebagai idol.

Upacara kelulusan resmi dilaksanakan di Teater JKT48 pada 29 Maret 2026. Pertunjukan tersebut menampilkan rangkaian lagu yang dipilih Amanda secara khusus.

Amanda menjadi anggota pertama dalam generasi FIGHT! yang menyelesaikan prosesi graduate. Tagline FIGHT! baru mulai diterapkan pada 1 Januari 2026.

Set terakhir Amanda menampilkan lagu “Pertaruhan Cinta” dengan koreografi “Wish You” yang mengangkatnya seperti cheerleader. Ia juga tampil dalam unit “Onyx” yang menuntut gerakan paling rumit.

Sebagai center, Amanda memimpin lagu “Double Standard” dalam penampilan tersebut. Pilihan lagu penutupnya mencakup tiga judul yang jarang dipilih fans.

“Lebih dari Memori” dipentaskan bersama dua adik kelasnya, kembar Daisy dan Danella. Lagu “Gadis Penjual Air Mata” dibawakan bersama Lyn, Lia, Ella, dan anggota lainnya.

Lagu terakhir, “Kereta Kedewasaan”, diinterpretasikan bersama generasi ke‑10. Semua penampilan menegaskan kemampuan vokal dan tarian Amanda hingga akhir.

Sebelum konser, Amanda mengadakan “chekicha” online, sesi foto bersama fans. Ia meminta peserta menutup wajah dengan stiker sebelum mengunggah ke media sosial.

Pada hari kelulusan, gaun graduate Amanda menjadi sorotan utama. Desain hitam‑merah menggabungkan elemen rock‑and‑roll dan batik Indonesia.

Gaun tersebut dirancang oleh Kambing’s Project, tim tari yang ia ikuti saat SMA. Aksesori berupa mahkota, choker, dan boots tinggi menambah kesan dramatis.

Fans menyambut penampilan itu dengan komentar positif dan emoji terharu. Banyak yang mengaku meneteskan air mata melihat dedikasi sang idol.

Kejadian tak terduga terjadi pada konser Hindia 2025, saat seorang penonton meminta Amanda merekam momen melamar pasangannya. Amanda mengunggah video tersebut di akun X‑nya.

Pria tersebut mengirimkan permintaan maaf setelah mengetahui status Amanda sebagai idol. Amanda kemudian mengundang pasangan itu untuk hadir di acara kelulusan.

Pasangan yang sudah menikah itu berfoto bersama Amanda setelah pertunjukan berakhir. Momen tersebut menambah kehangatan suasana kelulusan.

Sementara Amanda menutup karir idol, JKT48 menyiapkan event musik berikutnya, Request Hour 2026. Acara tersebut akan menampilkan 40 lagu terpopuler pilihan fans.

Sistem voting berbasis poin dibuka pada 15 April dan berakhir 23 Mei 2026. Poin dapat dikumpulkan lewat aktivitas online dan pembelian produk resmi JKT48.

Periode pengumpulan poin berlangsung dari 1 April hingga 20 Mei 2026. Poin otomatis terakumulasi di akun pengguna pada situs resmi grup.

Konser Request Hour dijadwalkan pada 13 Juni 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Penonton diharapkan dapat menikmati lagu‑lagu yang paling banyak di‑request.

JKT48 Operation Team menegaskan bahwa pemilihan lagu bersifat fleksibel, menyesuaikan dengan wishlist dan rundown. Anggota yang menyanyikan lagu akan dipilih berdasarkan popularitas dan kesiapan.

Informasi tiket masih dalam proses publikasi, namun tim mengimbau fans untuk mulai mengumpulkan poin. Strategi farming poin menjadi fokus utama komunitas.

Keberhasilan acara kelulusan Amanda memberikan energi positif bagi grup. Manajemen menilai bahwa momen emosional dapat meningkatkan antusiasme fans.

Pada saat yang sama, permintaan untuk lagu-lagu underrated meningkat, mencerminkan selera diversifikasi pendengar. Hal ini sejalan dengan pilihan Amanda yang menampilkan trek kurang dikenal.

Kedua peristiwa menegaskan dinamika JKT48 dalam menanggapi kebutuhan fans. Dari graduasi hingga voting, grup terus mengadopsi format interaktif.

Analyst musik mengamati bahwa integrasi voting digital memperkuat ikatan komunitas. Mereka memprediksi peningkatan partisipasi pada Request Hour mendatang.

Bagi fans, kesempatan melihat idol favorit kembali di panggung tetap menjadi daya tarik utama. Kelulusan Amanda sekaligus persiapan Request Hour menandai transisi generasi.

Manajemen JKT48 menegaskan bahwa semua prosedur kelulusan dan voting mengikuti protokol kesehatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan peserta.

Media sosial mencatat lonjakan hashtag terkait kelulusan Amanda dan Request Hour secara bersamaan. Reaksi netizen menunjukkan dukungan luas terhadap kedua acara.

Sementara Amanda mengucapkan terima kasih kepada penggemar, grup menyiapkan agenda promosi untuk Request Hour. Kedua agenda dipandang sebagai momentum penting dalam kalender 2026.

Penggemar diharapkan dapat menikmati kelulusan Amanda sebagai penutup era, lalu menyambut era baru lewat lagu‑lagu pilihan mereka. Kedua peristiwa memperkuat ikatan emosional antara idol dan pendukungnya.

Secara keseluruhan, kelulusan yang mengharukan dan persiapan konser interaktif menandai tahun yang penuh dinamika bagi JKT48. Grup berkomitmen melanjutkan inovasi demi kepuasan fans.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.