Media Kampung – 05 April 2026 | Rachel Vennya, influencer, memiliki rumah mewah yang menjadi tempat tinggal anak-anaknya, Biru dan Chava, serta anak pertama Xabiru. Rumah tersebut kini menjadi fokus perselisihan publik setelah mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin, mengumumkan rencana penjualannya.
Okin menjelaskan bahwa properti tersebut dibeli pada awal pernikahan sebagai investasi untuk keluarga, dan secara legal menjadi miliknya setelah pembagian harta pada perceraian 2021. Ia menegaskan keputusan penjualan diambil untuk mengakhiri konflik aset yang berlarut.
Rachel Vennya melontarkan keberatan melalui siaran di kanalnya, menyatakan rumah itu dibangun khusus untuk Xabiru dan tidak boleh dijual tanpa persetujuannya. Ia menuduh Okin melanggar kesepakatan dan menimbulkan ketidakpastian bagi anak-anak.
Menanggapi, Okin mengunggah pernyataan di Instagram yang menyebutkan adanya kesalahpahaman terkait jadwal pengecekan rumah. Ia menuliskan, “Saya sudah memberi tahu Rachel bahwa akan ada inspeksi, bukan pengukuran tanpa persetujuan.”
Okin menambah bahwa rumah tersebut telah menjadi sumber ketegangan sejak 2023 ketika ia mengalami kendala keuangan dan tidak dapat memberikan nafkah penuh. Ia mengakui adanya kelalaian, namun menegaskan bahwa uang nafkah dialokasikan untuk membayar cicilan KPR rumah.
Dalam klarifikasinya, Okin mengungkap bahwa ia telah berusaha menyelesaikan utang serta kewajiban nafkah kepada Rachel dan ketiga anak mereka. Ia berjanji akan melunasi semua tunggakan setelah properti kembali menjadi haknya.
Rachel Vennya tetap menegaskan bahwa penjualan rumah akan berdampak pada kesejahteraan anak-anak, terutama Xabiru yang selama ini tinggal di sana bersama Biru dan Chava. Ia meminta Okin menghormati perjanjian lisan yang pernah disepakati.
Pihak bank juga disebutkan dalam pernyataan Okin sebagai faktor yang memperumit situasi, karena ada indikasi label rumah akibat keterlambatan pembayaran. Okin menyatakan bahwa ia telah melakukan pembayaran rutin, namun ada miskomunikasi dengan pihak bank.
Sejumlah foto interior dan eksterior rumah yang menampilkan desain mewah serta fasilitas lengkap beredar di media sosial, menambah minat publik terhadap properti tersebut. Gambar-gambar menampilkan kolam renang pribadi, ruang keluarga bergaya minimalis, serta taman yang rapi.
Meskipun fokus publik terarah pada konflik, para pengamat properti mencatat bahwa nilai pasar rumah tersebut berada di kisaran tinggi, mengingat lokasinya di kawasan elite Jakarta Selatan. Hal ini menjadikan keputusan penjualan sebagai langkah finansial signifikan.
Sementara itu, Rachel Vennya belum mengonfirmasi langkah hukum lebih lanjut, namun menyinggung kemungkinan mediasi untuk melindungi hak anak-anak. Ia menekankan bahwa prioritas utama tetap kesejahteraan Biru, Chava, dan Xabiru.
Okin menutup pernyataannya dengan komitmen untuk menyelesaikan semua kewajiban dan menegaskan bahwa rumah kini kembali menjadi miliknya sepenuhnya. Ia menambahkan, “Saya ingin mengakhiri perselisihan demi ketenangan keluarga.”
Konflik ini mencerminkan tantangan pembagian aset pasca perceraian di kalangan selebritas Indonesia, di mana media sosial mempercepat penyebaran narasi. Para ahli keluarga menyarankan komunikasi yang jelas dan perjanjian tertulis untuk menghindari kebingungan.
Hingga kini, rumah mewah Rachel Vennya masih menjadi simbol status sekaligus sumber perdebatan, dengan kedua belah pihak berusaha mencapai penyelesaian yang adil bagi anak-anak mereka. Situasi akan terus dipantau seiring perkembangan proses hukum dan finansial.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan