Media Kampung – 01 April 2026 | Samsung resmi memperkenalkan dua model baru dalam segmen menengah, Galaxy A37 5G dan Galaxy A57 5G, yang langsung menjadi produk terlaris pada kuartal pertama 2026.

Kedua handphone menampilkan panel Super AMOLED berukuran 6,5 inci untuk A37 dan 6,7 inci untuk A57, keduanya mendukung refresh rate 120 Hz sehingga gerakan tampilan terasa sangat mulus.

Desain mengusung kaca belakang bertekstur yang dipadukan dengan bingkai aluminium, memberi kesan premium meski berada pada kisaran harga menengah.

Samsung menambahkan sertifikasi IP67 pada kedua varian, menjamin perlindungan terhadap percikan air dan debu selama 30 menit pada kedalaman satu meter.

Modul kamera utama menggunakan sensor 50 MP dengan teknologi Optical Image Stabilization (OIS), memungkinkan foto tetap tajam walaupun dalam kondisi gerakan atau cahaya rendah.

Selain kamera utama, A37 dilengkapi kamera ultra‑wide 8 MP dan makro 5 MP, sementara A57 menambahkan sensor telefoto 5 MP untuk zoom optik 2x.

Ketahanan baterai ditingkatkan menjadi 5.000 mAh pada A37 dan 5.200 mAh pada A57, keduanya mendukung pengisian cepat 25 W.

Di dalamnya tertanam chipset MediaTek Dimensity 7200, dipadukan dengan RAM 6 GB atau 8 GB serta penyimpanan internal 128 GB, menjawab kebutuhan multitasking dan gaming ringan.

Samsung menjanjikan dua tahun pembaruan sistem operasi dan lima tahun pembaruan keamanan, menegaskan komitmen jangka panjang terhadap perangkat midrange.

Harga resmi di pasar Indonesia dibuka pada Rp3,199,000 untuk A37 dan Rp3,699,000 untuk A57, menempatkan keduanya bersaing langsung dengan merek lain di segmen serupa.

Produk mulai tersedia secara daring melalui platform resmi Samsung dan jaringan ritel utama mulai minggu depan, dengan stok awal diprioritaskan ke wilayah Jabodetabek.

Jika dibandingkan dengan Galaxy A35 5G yang diluncurkan awal tahun, A37 dan A57 menawarkan layar yang lebih besar, kamera OIS, serta perlindungan IP67 yang tidak terdapat pada model sebelumnya.

“Kami ingin memberikan pengalaman flagship pada kelas menengah, sehingga konsumen tidak perlu mengorbankan kualitas visual atau keandalan kamera,” kata Budi Santoso, wakil presiden Samsung Indonesia, dalam konferensi pers.

Peluncuran ini terjadi di tengah persaingan sengit dengan Xiaomi, Realme, dan Oppo yang juga memperkenalkan varian 5G berharga kompetitif pada kuartal yang sama.

Respons konsumen terlihat positif, dengan antrean pre‑order yang melampaui perkiraan awal di toko‑toko utama di Jakarta dan Surabaya.

Data internal Samsung mengindikasikan penjualan awal mencapai 120.000 unit dalam dua minggu pertama, melampaui target penjualan internal sebesar 100.000 unit.

Pencapaian ini memperkuat posisi Samsung sebagai pemimpin pasar midrange di Indonesia, sekaligus menambah pangsa pasar pada segmen yang diproyeksikan tumbuh 15 % tahun ini.

Analis pasar GFK mencatat bahwa kehadiran fitur premium seperti Gorilla Glass Victus+ dan OIS pada rentang harga menengah menjadi faktor utama yang mendorong keputusan beli konsumen.

Ke depan, Samsung mengisyaratkan akan meluncurkan varian tambahan dengan dukungan kamera periskop dan chipset generasi berikutnya, memperluas ekosistem 5G pada segmen menengah.

Kesimpulannya, Galaxy A37 5G dan A57 5G berhasil menggabungkan desain premium, performa solid, serta dukungan perangkat lunak yang tahan lama, menjadikannya pilihan utama bagi pembeli yang mengutamakan nilai.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.