Media Kampung – 07 April 2026 | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan defisit APBN sebesar Rp240,1 triliun pada 31 Maret 2026, setara 0,93% PDB. Defisit ini muncul setelah belanja negara dipercepat di kuartal pertama.

Pemerintah mempercepat alokasi belanja agar distribusi anggaran lebih merata sepanjang tahun, menghindari konsentrasi pengeluaran di akhir tahun yang dapat menurunkan efektivitas ekonomi.

Dalam rangka pencapaian itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menerima alokasi terbesar, yakni Rp268 triliun, dengan 93% dana diarahkan untuk program Makan Bergizi Gratis.

Purbaya menegaskan bahwa meskipun BGN menonjol, kementerian dan lembaga lain juga melakukan belanja signifikan, dan Kementerian Keuangan akan memantau semua pengeluaran secara ketat.

Menteri menambahkan, apabila terdapat pemborosan atau belanja tidak optimal, Kemenkeu berhak menunda pencairan dana, kebijakan yang sudah diterapkan sejak 2025.

Hingga akhir Maret, penerimaan negara tercatat Rp574,9 triliun, naik 10,5% YoY, dipimpin oleh pajak sebesar Rp462,7 triliun, termasuk pajak langsung Rp394,8 triliun dan bea masuk serta cukai Rp67,9 triliun.

Pendapatan non‑pajak mencapai Rp112,1 triliun, sementara hibah menyumbang Rp100 miliar.

Di sisi lain, total belanja negara mencapai Rp815 triliun, naik 31,4% YoY, mencerminkan percepatan pengeluaran yang direncanakan.

Belanja pemerintah pusat menyumbang Rp610,3 triliun, terdiri dari belanja kementerian/lembaga Rp281,2 triliun dan belanja non‑K/L Rp329,1 triliun; transfer ke daerah sebesar Rp204,8 triliun.

Purbaya menegaskan bahwa defisit yang lebih besar di kuartal pertama adalah konsekuensi alami dari strategi fiskal tersebut dan tidak perlu menimbulkan kepanikan publik.

Ia menambahkan bahwa pemantauan realisasi anggaran akan terus dilakukan hingga akhir tahun untuk memastikan efisiensi dan mencegah pemborosan.

Dengan defisit yang masih berada di bawah satu persen PDB, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi tetap terjaga sambil menyalurkan bantuan sosial secara lebih merata.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.