Media Kampung – 04 April 2026 | Pemkab Nganjuk memperkuat strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tekanan situasi global.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menegaskan komitmen penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal, efisiensi birokrasi, dan penguatan penerimaan.

Pernyataan tersebut disampaikan pada konferensi pers Minggu (4/4) dan mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya stabilitas anggaran sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional.

Bupati mengingatkan masyarakat agar tetap ikhtiar dan tidak panik meskipun harga minyak dunia naik karena ketegangan geopolitik.

Ia menambahkan bahwa defisit anggaran Pemkab Nganjuk tetap berada pada level terkendali melalui dua instrumen utama, yaitu efisiensi belanja dan optimalisasi pendapatan.

Pemerintah daerah menata ulang pengeluaran agar lebih produktif, termasuk meninjau kebijakan kerja fleksibel atau Work From Home bagi ASN.

Kebijakan WFH diharapkan dapat menghemat energi, menurunkan biaya operasional, serta meningkatkan produktivitas pegawai.

Pada sektor pendapatan, Pemkab meningkatkan penerimaan dari pajak daerah, retribusi, serta kerjasama dengan Badan Usaha Milik Daerah.

Bupati menegaskan bahwa BBM di wilayah Nganjuk masih dalam kondisi stabil, dengan pasokan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Stok beras Bulog juga dinyatakan aman, sehingga tidak ada kekhawatiran mengenai ketersediaan pangan pokok.

“Jangan ada kepanikan, BBM masih stabil dan stok beras Bulog masih aman,” ujar Marhaen Djumadi dalam sambutan singkatnya.

Ia menambahkan bahwa isu‑isu SARA tidak boleh dijadikan bahan penyebaran kepanikan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten terus memantau harga komoditas penting, termasuk minyak mentah dan bahan pangan, untuk mengantisipasi fluktuasi pasar.

Data terbaru menunjukkan bahwa inflasi nasional berada pada level moderat, namun tekanan eksternal tetap dapat memengaruhi harga domestik.

Oleh karena itu, Pemkab Nganjuk menyiapkan buffer fiskal guna menanggulangi potensi guncangan ekonomi luar negeri.

Penyesuaian anggaran melibatkan penurunan belanja tidak produktif dan peningkatan investasi pada infrastruktur yang dapat merangsang pertumbuhan ekonomi lokal.

Proyek pembangunan jalan, irigasi, dan fasilitas publik diprioritaskan karena dapat meningkatkan akses pasar bagi petani.

Selain itu, program pelatihan kewirausahaan bagi UMKM didorong untuk memperluas basis penerimaan daerah.

Upaya tersebut sejalan dengan kebijakan nasional untuk memperkuat ketahanan ekonomi melalui diversifikasi sumber pendapatan.

Bupati menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya bersifat sementara, melainkan bagian dari strategi jangka panjang.

“Kami berkomitmen menjaga defisit tetap terkendali dan memastikan kebutuhan pokok warga terpenuhi,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga meningkatkan koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM dan bahan bakar lainnya.

Distribusi beras melalui jaringan Bulog dipantau ketat untuk menghindari kekurangan di wilayah pedesaan.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh pemerintah.

Kementerian Keuangan telah memberikan panduan bagi daerah dalam mengelola defisit dan mengoptimalkan pendapatan di tengah ketidakpastian global.

Pemkab Nganjuk berkomitmen menerapkan panduan tersebut secara konsisten.

Analisis para ekonom daerah menunjukkan bahwa langkah efisiensi belanja dapat menurunkan beban fiskal hingga 5 persen dalam dua tahun ke depan.

Sementara itu, peningkatan penerimaan pajak daerah diproyeksikan naik 3 persen per tahun.

Kombinasi kedua faktor diharapkan menyeimbangkan anggaran dan menjaga kestabilan keuangan daerah.

Bupati menutup pertemuan dengan mengingatkan warga agar tidak terpengaruh oleh rumor dan tetap fokus pada upaya bersama.

Ia menekankan bahwa keamanan dan ketersediaan kebutuhan pokok tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab berkeyakinan ekonomi daerah akan tetap kondusif meski tekanan global terus berlanjut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.