Media Kampung – Harga emas bergerak terbatas akibat lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi. Ketidakpastian ini juga berpengaruh pada arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Berdasarkan data Bloomberg pada Selasa (21 Oktober 2026) pukul 10.56 WIB, harga emas spot (XAU) berada di level USD 4.145 per ons, mengalami kenaikan tipis sebesar 0,12 persen. Tekanan terhadap emas disebabkan oleh harga minyak yang bertahan di dekat level tertinggi lima bulan akibat konflik di Selat Hormuz.

Selain itu, Kongres AS juga menolak kesepakatan impor solar Presiden Donald Trump dari Rusia. Pasar mencermati sinyal dari Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang mengindikasikan penahanan suku bunga sebelum masa tenang rapat bank sentral pekan depan. Sinyal ini memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga sebesar 25 bps menjadi di bawah 20 persen.

Di pasar Asia, harga emas spot terkoreksi 0,1 persen ke level USD 4.134,91 per ons. Perak juga melemah 0,3 persen ke USD 56,93 per ons, diikuti penurunan pada platinum dan paladium.

Perkembangan Harga Emas Antam Januari-Oktober 2026

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menunjukkan pergerakan fluktuatif sepanjang Januari hingga Oktober 2026. Berdasarkan catatan, harga emas Antam pada 2 Januari 2026 naik Rp 16.000 menjadi Rp 2.504.000 per gram. Kenaikan ini berlanjut pada Februari, dengan harga melonjak Rp 167.000 menjadi Rp 3.027.000 per gram pada 2 Februari 2026.

Tren penguatan harga emas Antam berlanjut pada 2 Maret 2026, ketika harganya mencapai Rp 3.135.000 per gram. Namun, harga emas Antam berbalik melemah pada April, mencapai Rp 2.902.000 per gram pada 1 April 2026. Penurunan harga kembali terjadi pada 5 Mei 2026, dengan harga tercatat Rp 2.760.000 per gram.

Memasuki Juni 2026, harga emas Antam kembali menguat, tercatat stabil di Rp 2.799.000 per gram pada 1 Juni 2026. Namun, pergerakan harga kembali melemah pada Juli dan Agustus. Pada 2 Juli 2026, harga emas Antam turun menjadi Rp 2.640.000 per gram, dan pada 1 Agustus 2026 menjadi Rp 2.603.000 per gram.

Pada bulan September, harga emas Antam kembali menunjukkan penguatan, dengan harga naik Rp 15.000 menjadi Rp 2.639.000 per gram pada 3 September 2026. Sementara itu, pada 5 Oktober 2026, harga emas Antam naik Rp 6.000 dari Rp 2.574.000 menjadi Rp 2.580.000 per gram.