Media Kampung – 08 April 2026 | Direktur Utama PT Timah Tbk Unit Tambang, Nandi Julyanto, menerima penghargaan Green Leadership Proper 2025 pada acara yang diselenggarakan 7 Juni 2024.
Penghargaan tersebut diberikan oleh lembaga independen Green Proper sebagai pengakuan atas pencapaian perusahaan dalam pengelolaan lingkungan.
Penyerahan penghargaan berlangsung di gedung utama Green Proper, Jakarta, dan dihadiri perwakilan pemerintah serta kalangan industri.
Nandi Julyanto menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim TMMIN yang telah bekerja keras mengimplementasikan kebijakan hijau.
Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menurunkan intensitas emisi karbon melalui teknologi bersih.
Dalam pidatonya, Nandi menambahkan bahwa penghargaan ini memotivasi TMMIN mempercepat program de‑karbonisasi.
Green Leadership Proper 2025 menilai kinerja lingkungan berdasarkan tiga indikator utama: mitigasi perubahan iklim, pengelolaan limbah, dan rehabilitasi lahan.
TMMIN memperoleh skor tertinggi pada indikator rehabilitasi lahan setelah menutup tambang pada tahun 2022.
Rehabilitasi tersebut mencakup penanaman kembali lebih dari 200.000 bibit pohon di wilayah bekas tambang.
Perusahaan juga melaporkan penurunan emisi sulfur dioksida sebesar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengelolaan limbah cair dioptimalkan dengan instalasi bio‑filter terbaru yang mengurangi konten logam berat.
Selain itu, TMMIN mengimplementasikan program pengolahan air limbah yang menghasilkan air bersih untuk keperluan pertanian lokal.
Program tersebut melibatkan petani sekitar area tambang dan telah meningkatkan produktivitas lahan pertanian sebesar 12 persen.
Keterlibatan masyarakat menjadi fokus utama dalam kebijakan keberlanjutan TMMIN.
Melalui program CSR, perusahaan mendirikan pusat pelatihan keterampilan bagi warga setempat.
Pusat pelatihan tersebut menawarkan kursus pertanian organik, pengelolaan sampah, dan teknologi informasi.
Sejumlah alumni pelatihan kini mengelola usaha mikro yang berkontribusi pada perekonomian daerah.
Pemerintah daerah mengapresiasi upaya TMMIN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.
Pejabat Kementerian Lingkungan Hidup, Budi Santoso, menyatakan penghargaan ini menegaskan pentingnya industri tambang yang berkelanjutan.
Ia menambahkan bahwa standar Green Proper menjadi acuan bagi perusahaan lain dalam memperbaiki jejak lingkungan.
Investasi tersebut mencakup pembangunan fasilitas energi terbarukan dan sistem pemantauan kualitas udara.
Sistem pemantauan tersebut terintegrasi dengan platform digital yang memungkinkan laporan real‑time ke regulator.
Data yang dikumpulkan menunjukkan penurunan konsentrasi PM2,5 di sekitar area tambang sebesar 30 mikrogram per meter kubik.
Keberhasilan tersebut memperkuat posisi TMMIN sebagai pelopor praktik tambang bersih di Indonesia.
Para analis pasar menilai bahwa penghargaan ini dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap PT Timah Tbk.
Harga saham perusahaan sempat naik 2,5 persen pada sesi perdagangan hari berikutnya.
Langkah selanjutnya, TMMIN berencana meluncurkan program zero‑waste pada tahun 2026.
Program tersebut akan mencakup daur ulang seluruh limbah padat dan cair yang dihasilkan operasi tambang.
Dengan target tersebut, perusahaan berharap dapat mengurangi dampak lingkungan hingga 40 persen dalam lima tahun ke depan.
Penghargaan Green Leadership Proper 2025 menandai tonggak penting dalam perjalanan keberlanjutan TMMIN.
Nandi Julyanto menutup acara dengan harapan agar industri tambang Indonesia secara kolektif mengadopsi standar lingkungan yang lebih ketat.
Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak harus mengorbankan kelestarian alam.
Penghargaan ini diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk meningkatkan kinerja lingkungan mereka.
Secara keseluruhan, pencapaian TMMIN menunjukkan sinergi antara kebijakan pemerintah, teknologi inovatif, dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan