Media Kampung – 08 April 2026 | Direktur MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menerima penghargaan Green Leadership Proper 2025 pada acara yang disiarkan secara daring. Penghargaan tersebut menandai pencapaian perusahaan dalam mengintegrasikan praktik ramah lingkungan ke dalam operasional bisnisnya.
Green Leadership Proper 2025 diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan lembaga sertifikasi independen. Penilaian mencakup enam indikator utama, mulai dari efisiensi energi hingga manajemen limbah dan inovasi hijau.
MIND ID berhasil meraih skor tertinggi pada tiga indikator kritis, yaitu pengurangan emisi karbon, penggunaan energi terbarukan, dan program edukasi internal. Nilai tersebut didukung oleh data audit independen yang menunjukkan penurunan intensitas energi sebesar 18% dalam dua tahun terakhir.
Dalam sambutan singkat, Maroef Sjamsoeddin menekankan komitmen perusahaan untuk menjadikan keberlanjutan sebagai inti strategi pertumbuhan. Ia menambahkan bahwa penghargaan ini bukan akhir, melainkan tonggak untuk mempercepat transisi hijau di sektor industri.
Perusahaan mengimplementasikan proyek pembangkit listrik tenaga surya di tiga pabrik utama, menghasilkan 12 megawatt listrik bersih yang menggantikan sebagian besar kebutuhan energi fosil. Selain itu, program daur ulang limbah elektronik telah mengalihkan 45% bahan berbahaya dari alur pembuangan ke proses pemulihan.
Analisis pihak ketiga mengungkap bahwa inisiatif MIND ID mengurangi jejak karbon setara dengan menanam lebih dari 200.000 pohon selama periode evaluasi. Dampak ini sejalan dengan target nasional pengurangan emisi sebesar 29% pada tahun 2030.
Penghargaan Green Leadership Proper 2025 juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan lembaga riset. KLHK menyatakan harapannya agar lebih banyak perusahaan mengikuti jejak MIND ID dalam mengadopsi standar keberlanjutan yang ketat.
Pengamat industri menilai bahwa pengakuan ini dapat meningkatkan daya saing MIND ID di pasar global, terutama dalam tender proyek infrastruktur yang mengutamakan kriteria hijau. Peningkatan reputasi diharapkan membuka peluang investasi baru dan memperluas jaringan mitra internasional.
Sementara itu, MIND ID berencana meluncurkan platform digital untuk memantau jejak lingkungan secara real-time, memungkinkan transparansi bagi pemangku kepentingan. Platform tersebut akan mengintegrasikan data sensor IoT dan analitik berbasis AI untuk mengoptimalkan konsumsi sumber daya.
Ke depan, perusahaan menargetkan pencapaian net-zero emission pada tahun 2035 dengan memperluas penggunaan energi terbarukan dan memperkuat kebijakan circular economy. Langkah-langkah tersebut mencerminkan visi jangka panjang Maroef Sjamsoeddin untuk menjadikan MIND ID pelopor industri hijau di Indonesia.
Dengan penghargaan ini, MIND ID mengukuhkan posisi sebagai contoh praktik bisnis berkelanjutan yang dapat direplikasi oleh sektor lain. Keberhasilan tersebut menegaskan pentingnya kepemimpinan proaktif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan