Media Kampung – 07 April 2026 | Sido Muncul resmi menerima penghargaan PROPER Emas 2025 pada upacara yang digelar kemarin, menandai pencapaian tertinggi dalam penilaian kinerja lingkungan perusahaan.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan setelah perusahaan melewati audit komprehensif yang menilai pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan tanggung jawab sosial.
Tim internal Sido Muncul mengklaim bahwa program hijau yang diimplementasikan sejak 2018 berhasil menurunkan intensitas emisi karbon sebesar 27 persen.
Selain pengurangan emisi, perusahaan juga melaporkan peningkatan daur ulang bahan kemasan menjadi 85 persen, jauh di atas standar industri.
Direktur Utama Sido Muncul, Budi Hartono, menyatakan, “Penghargaan ini merupakan bukti konsistensi kami dalam menerapkan praktik berkelanjutan yang selaras dengan visi jangka panjang perusahaan.”
Ia menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan proses produksi, mengurangi jejak lingkungan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.”
Penilaian PROPER menilai empat dimensi utama: tata kelola, kebijakan, program, dan pencapaian, dengan skor total 85,9 yang memenuhi kriteria emas.
Catatan tertinggi dicapai pada aspek tata kelola, dimana Sido Muncul mengintegrasikan kebijakan lingkungan ke dalam setiap level manajemen.
Program energi terbarukan juga menjadi sorotan, karena pabrik utama di Bandung kini memanfaatkan panel surya yang menghasilkan 12 megawatt jam listrik per tahun.
Peningkatan ini membantu mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional sebesar 15 persen.
Sido Muncul melaporkan bahwa penggunaan air bersih di pabrik mengalami efisiensi 22 persen setelah instalasi sistem daur ulang air.
Penghematan air ini berkontribusi pada konservasi sumber daya di wilayah yang rawan kekeringan.
Selain faktor teknis, perusahaan juga menggelar program edukasi lingkungan bagi karyawan dan komunitas setempat.
Lebih dari 3.000 peserta telah mengikuti pelatihan tentang pengelolaan limbah dan penggunaan energi efisien selama dua tahun terakhir.
Investor menanggapi positif pencapaian ini, dengan kenaikan harga saham Sido Muncul sebesar 4,2 persen pada sesi perdagangan pagi setelah pengumuman.
Analisis pasar menilai bahwa sertifikasi PROPER Emas dapat meningkatkan daya saing produk herbal perusahaan di pasar domestik dan ekspor.
Penghargaan ini juga diharapkan memperkuat posisi Sido Muncul dalam upaya memenuhi standar ESG (Environmental, Social, Governance) yang kini menjadi kriteria penilaian utama bagi lembaga keuangan.
Secara historis, Sido Muncul telah berkomitmen pada pengembangan produk alami yang ramah lingkungan, namun PROPER Emas menandai pengakuan formal atas upaya tersebut.
Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya mengapresiasi satu perusahaan, melainkan menjadi contoh bagi industri lain dalam mengadopsi praktek berkelanjutan.
penghargaan proper Emas 2025 diharapkan dapat mendorong persaingan sehat dalam rangka mengurangi dampak industri terhadap perubahan iklim.
Sido Muncul berencana meluncurkan inisiatif baru pada kuartal berikutnya, termasuk penggunaan bahan baku organik bersertifikasi dan peningkatan transparansi laporan lingkungan.
Dengan pencapaian ini, perusahaan menegaskan komitmen jangka panjangnya terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan yang seimbang antara profitabilitas dan pelestarian lingkungan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan