Media Kampung – SERANG – Persita Tangerang secara resmi melaporkan kericuhan yang terjadi antara suporter dalam pertandingan melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS) pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Insiden ini kini sedang didalami oleh Polresta Serang Kota untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas bentrokan tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Persita. Laporan ini menyangkut insiden yang menyebabkan 11 suporter mengalami luka. “Sudah ada satu laporan dari Persita terkait kerusuhan di BIS,” ungkap Alfano pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria, menambahkan bahwa penyidik sedang mengumpulkan rekaman dari kamera pengawas (CCTV) serta video yang diperoleh dari anggota kepolisian dan ofisial kedua tim. Rekaman tersebut digunakan untuk menelusuri kronologi kejadian dan mengidentifikasi pihak yang diduga memprovokasi kericuhan.
Yudha menjelaskan bahwa dugaan pemicu kericuhan berawal dari aksi sejumlah orang yang mengambil bendera milik kelompok suporter Persija, The Jakmania. “Menurut informasi yang ada, yang memicu adalah ada beberapa orang yang memprovokasi dengan mengambil bendera dari Jakmania. Kami sudah mengambil beberapa rekaman CCTV maupun rekaman video untuk mendalami hal ini,” katanya.
Kericuhan dimulai sekitar menit ke-25 babak pertama di area Gate 14, ketika aksi saling ejek dan provokasi melalui yel-yel antar suporter terjadi. Bentrokan tersebut kemudian meluas ke area Gate 5, 6, dan 7, di mana kedua kelompok suporter terlibat aksi saling lempar flare dan batu. Akibat insiden ini, 11 suporter mengalami luka-luka, baik karena lemparan benda maupun terkilir saat berusaha menyelamatkan diri. Para korban telah dilarikan ke beberapa rumah sakit, termasuk RS Bhayangkara dan RS Arafiq.
Kericuhan tersebut juga mengganggu jalannya pertandingan, di mana panitia dan aparat keamanan membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk meredakan situasi. Pertandingan baru dapat dilanjutkan pada pukul 20.30 WIB, dan di tengah insiden itu, Persita berhasil mengalahkan Persija dengan skor 3-2.
Polisi kini masih mendalami laporan dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kericuhan di BIS.













