Media Kampung – Kabar duka pekan ini mengguncang jagad hukum Indonesia. Pengacara Kamaruddin Simanjuntak telah menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan sakit ginjal yang telah mengganggu kesehatannya. Kepergian Kamaruddin yang dikenal sebagai sosok yang sering menerima kasus pro bono ini membuat banyak praktisi hukum merasa kehilangan.
Rumah duka dipenuhi oleh pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Istri almarhum, yang terlihat sangat terpukul, menceritakan detik-detik terakhir sebelum suaminya wafat. Emosinya yang mendalam terlihat jelas saat ia berbagi kenangan bersama Kamaruddin, seorang pengacara yang tidak hanya berjuang untuk keadilan tetapi juga dikenal dekat dengan masyarakat.
Dalam pernyataannya, istri Kamaruddin mengungkapkan betapa sulitnya menghadapi kenyataan kehilangan ini. “Dia adalah suami yang luar biasa dan selalu berjuang untuk kebenaran. Kami semua sangat merindukannya,” ujarnya. Ia juga mengajak teman-teman dan kerabat untuk mengenang kebaikan dan dedikasi Kamaruddin selama hidupnya.
Sejumlah kerabat, sahabat, dan rekan almarhum turut memberikan testimoni tentang sepak terjang Kamaruddin dalam dunia hukum. Banyak yang mengingat bagaimana ia berani melawan kezoliman dan memberikan bantuan hukum secara gratis kepada yang membutuhkan. Kamaruddin Simanjuntak bukan hanya seorang pengacara, tetapi juga seorang pejuang keadilan yang akan selalu dikenang.












