Media Kampung – 11 April 2026 | Seorang pria berusia 77 tahun, yang dikenal dengan inisial US, dilaporkan menghilang di bantaran Sungai Ciliwung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada saat sedang menjala ikan. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang menyaksikan aktivitasnya.
Petugas kepolisian setempat segera mengerahkan unit patroli, tim SAR, dan relawan masyarakat untuk melakukan pencarian intensif. Operasi pencarian melibatkan perahu motor, perahu karet, serta penggunaan jaring khusus untuk mengangkat korban yang mungkin terjebak.
Sampai saat ini, upaya pencarian belum menemukan jejak tubuh atau barang pribadi US, termasuk sandal dan pakaian yang biasa dipakai saat memancing. Tim SAR terus memindai area sekitar dengan sonar portable guna mendeteksi benda di dasar sungai.
Salah satu tetangga yang berada di dekat lokasi mengatakan, \”Kami mendengar suara air yang kuat dan melihat orang tua itu terjatuh, lalu tidak ada lagi suara atau gerakan\”. Ia menambahkan bahwa keluarga korban telah dipanggil ke kantor polisi untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Kapolres Bogor, Kombes Pol. Dedi Setiawan, menyatakan bahwa timnya akan memperluas radius pencarian hingga 2 kilometer dari titik hilang. Ia menegaskan pentingnya koordinasi antara aparat, SAR, dan warga untuk mempercepat proses penemuan.
Sungai Ciliwung memang dikenal memiliki arus yang berubah-ubah, terutama pada musim hujan yang sedang berlangsung. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan peningkatan kecelakaan air di wilayah Bogor selama tiga bulan terakhir.
Pakar keselamatan air, Dr. Rini Susanti, menekankan bahwa aktivitas memancing di sungai harus disertai perlengkapan pelampung, tongkat penyangga, dan pendamping yang terlatih. Ia menambahkan bahwa pengetahuan tentang kondisi aliran air sangat penting untuk menghindari insiden serupa.
Keluarga US, yang terdiri dari dua anak dan empat cucu, menyatakan keprihatinan mendalam dan berharap pihak berwenang dapat menemukan ayah mereka secepat mungkin. Mereka juga meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan peringatan keselamatan saat memancing di daerah rawan.
Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengumumkan rencana pemasangan papan peringatan di beberapa titik masuk Sungai Ciliwung, termasuk di wilayah Sukaraja. Papan tersebut akan memuat informasi tentang bahaya arus, zona berbahaya, dan nomor darurat yang dapat dihubungi.
Sampai berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung sepanjang hari tanpa hasil yang signifikan. Pihak kepolisian menghimbau siapa pun yang memiliki informasi tambahan untuk melapor segera demi mempercepat proses penyelidikan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan