Media Kampung – 05 April 2026 | PMII Cabang Maros melaksanakan halal bihalal lintas generasi pada Rabu, 2 April 2024.

Acara tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antar generasi anggota serta memperkuat jaringan organisasi.

Lebih dari seratus peserta dari kalangan mahasiswa, alumni, dan tokoh masyarakat hadir dalam pertemuan itu.

Ruang pertemuan dipenuhi suasana hangat, diiringi dengan santapan tradisional dan sambutan singkat.

Ketua PMII Maros, Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa halal bihalal menjadi momen strategis untuk meninjau capaian kaderisasi tahun lalu.

Ia menambahkan, “Kita harus tetap kritis dan independen dalam mengawal aspirasi mahasiswa,” menegaskan pentingnya peran organisasi dalam dinamika sosial.

Selanjutnya, para kader baru diberikan pelatihan singkat mengenai manajemen organisasi dan teknik advokasi.

Materi tersebut dirancang untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan politik dan kebijakan publik.

Para peserta juga diajak berdiskusi tentang isu-isu lokal, termasuk pembangunan infrastruktur dan pendidikan di Maros.

Diskusi menghasilkan beberapa rekomendasi, antara lain peningkatan sarana belajar dan pelibatan aktif mahasiswa dalam perencanaan daerah.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana anggota senior berbagi pengalaman mengelola organisasi di tingkat nasional.

Pengalaman tersebut dianggap sebagai modal penting bagi kader muda dalam mengembangkan kompetensi kepemimpinan.

Ia menegaskan, “Evaluasi berkelanjutan menjadi kunci agar visi misi kami tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.”

Halal bihalal tersebut tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga menjadi platform untuk menegaskan posisi kritis organisasi terhadap kebijakan pemerintah.

PMII Maros menegaskan komitmen untuk tetap bersikap independen dalam menilai kebijakan yang berdampak pada mahasiswa.

Hal ini sejalan dengan tradisi PMII secara nasional yang selalu mengedepankan nilai demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Selain itu, acara ini menjadi ajang penghargaan bagi kader yang menunjukkan kinerja luar biasa dalam kegiatan sosial dan politik.

Penerima penghargaan meliputi tiga kader senior yang berhasil menggalang dana bagi beasiswa lokal.

Pemilihan penerima didasarkan pada transparansi, akuntabilitas, dan dampak nyata pada komunitas.

Dalam penutup, Ahmad Fauzi mengajak seluruh anggota untuk terus memperkuat jaringan dan meningkatkan peran kritis di tengah perubahan sosial.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara generasi muda dan senior untuk mewujudkan tujuan bersama.

Acara halal bihalal ini mencerminkan upaya PMII Maros dalam menjaga keberlanjutan organisasi di tingkat daerah.

Dengan menekankan kaderisasi, silaturahmi, dan peran kritis, PMII Maros berupaya menjadi agen perubahan yang konstruktif.

Ke depan, organisasi berencana mengadakan serangkaian lokakarya kepemimpinan dan dialog kebijakan publik.

Targetnya adalah meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pengambilan keputusan daerah.

Dengan langkah tersebut, PMII Maros berharap dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan masyarakat setempat.

Halal bihalal lintas generasi ini menandai komitmen berkelanjutan organisasi dalam memperkuat basis kader serta memperluas pengaruh kritisnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.