Media Kampung – 02 April 2026 | Kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk LPG (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Bekasi pada malam Rabu 1 April.

Api pertama kali dilaporkan sekitar pukul 20.30 WIB dan langsung memicu respons darurat.

Sepuluh unit mobil pemadam kebakaran serta lebih dari sepuluh petugas dikerahkan ke lokasi.

Kondisi api tergolong besar, memaksa tim pemadam bekerja intensif selama beberapa jam.

Api berhasil dipadamkan pada dini hari Kamis 2 April setelah upaya pendinginan intensif.

Enam orang mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Korban termasuk warga yang tinggal di rumah sekitar area yang terkena panas dan asap.

Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, Kapolres Metro Bekasi Kota, mengonfirmasi jumlah korban luka.

Dia menambahkan bahwa kemungkinan ada korban tambahan yang akan teridentifikasi seiring penyelidikan.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi, belum ada keterangan resmi.

Polisi telah membuka kasus dan mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi kejadian.

SPBE tersebut merupakan infrastruktur penting untuk distribusi LPG dalam skala besar di wilayah tersebut.

Stasiun ini memasok LPG ke SPBU dan rumah tangga di Bekasi serta daerah sekitarnya.

Kebakaran menimbulkan kekhawatiran terhadap prosedur keamanan pada fasilitas serupa.

Pemerintah daerah memerintahkan audit keamanan segera pada semua lokasi penyimpanan LPG.

Warga di sekitar lokasi dievakuasi sementara sebagai langkah pencegahan.

Operasi pendinginan dilakukan untuk mencegah rekoneksi api pada sisa gas.

Insiden ini menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap penanganan bahan berbahaya.

Otoritas memastikan pasokan LPG akan kembali normal setelah pemeriksaan keamanan selesai.

Saat ini situasi telah stabil, tidak ada laporan lanjutan tentang penyebaran api.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.