Media Kampung – 30 Maret 2026 | Seorang remaja berusia 15 tahun asal Banjarnegara dilaporkan menghilang setelah terjepit ombak besar di Pantai Watu Bale, Kabupaten Kebumen, pada Minggu 29 Maret 2026.

Kejadian tercatat pukul 08.55 WIB ketika korban bersama enam orang lainnya sedang mandi di pantai; gelombang kuat menyeret tiga orang, dua di antaranya berhasil diselamatkan sementara satu belum ditemukan.

Tim SAR Cilacap segera menurunkan personel ke lokasi, melakukan pencarian intensif hingga pukul 17.00 WIB namun tidak memperoleh hasil.

Pencarian dihentikan sementara dan dijadwalkan kembali pada Senin 30 Maret pukul 07.00 WIB, dengan harapan kondisi lebih menguntungkan.

Cuaca pada saat kejadian dilaporkan cerah berawan, faktor yang dipertimbangkan dalam penentuan taktik penyelamatan.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, menegaskan operasi akan terus berlanjut sampai korban berhasil ditemukan.

Basarnas mengimbau wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah pantai, khususnya terhadap bahaya ombak dan arus laut yang tiba‑tiba.

Pantai Watu Bale dikenal sebagai destinasi wisata lokal dengan pasir putih dan air yang biasanya tenang, namun potensi gelombang kuat tetap ada terutama pada saat pasang tinggi.

Pihak berwenang biasanya menempatkan bendera peringatan dan petugas penjaga pantai, namun sumber daya terbatas membuat pemantauan tidak selalu optimal.

Insiden ini memicu kekhawatiran di kalangan pelancong, beberapa keluarga menunda rencana liburan ke pantai setempat.

Otoritas menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak saat berenang dan menghindari kegiatan di laut saat kondisi laut tidak bersahabat.

Pencarian korban masih berlanjut, dan masyarakat setempat berharap dapat segera menemukan remaja yang hilang serta meningkatkan langkah keselamatan di wilayah pesisir.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.