Media Kampung – 29 Maret 2026 | Sabtu, 28 Maret 2026, kawasan Monumen Nasional dipadati ribuan warga yang menunggu paket sembako gratis dalam Bazar Rakyat yang digulirkan pemerintah.
Acara tersebut merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang menyiapkan 100.000 kupon belanja serta paket bantuan senilai setengah juta rupiah per rumah tangga.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, satu ekor ayam, telur 1 kilogram, serta satu kaleng sarden, dilengkapi dengan pakaian seperti gamis.
Distribusi dilakukan melalui lima tenda, masing-masing memiliki 20 stan yang ditargetkan melayani hingga 1.000 pengunjung, sehingga alur antrean terkelola.
“Sangat seru tapi padat banget, ada beras, ayam, telur, sarden, dan juga baju gamis di dalam,” ujar Lili, warga Pondok Labu, saat membuka paketnya.
Lili datang sejak siang, menunggu dalam antrean panjang, namun merasa puas dapat memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus menikmati suasana bazar.
Endang Jasmani, pekerja harian lepas di Polda Metro Jaya, mengatakan, “Terima kasih, bantuan ini sangat membantu kebutuhan dapur kami selama Lebaran.”
Endang menunggu dari pukul 13.00 hingga 16.30, menerima kupon dari tempat kerja, dan mengajak istri serta anaknya menikmati paket yang meliputi beras, minyak, telur, dan daging ayam.
Negsih Rosiyana, kader Dasawisma dari Kelurahan Rawa Terate, menambahkan, “Paketnya berisi beras 5 kg, minyak satu liter, telur 15 butir, gula satu kg, dan satu kaleng sarden.”
Negsih datang bersama rombongan 15 orang menggunakan bus TransJakarta dan juga mendapatkan perlengkapan alas kaki yang akan dipakai dalam kegiatan kader.
Hendar, warga Mangga Besar, menyatakan, “Acara ini jadi kesempatan piknik gratis pas Lebaran, suasana hangat dan menyenangkan.”
Ia tiba di lokasi sejak pukul 13.00, mengantre untuk menukar kupon, dan menikmati makanan seperti kupat, sate taichan, dimsum, serta siomai.
Andi, warga Ujung Menteng, mengaku antusias dengan pengalaman pertamanya menerima sembako gratis tanpa persiapan khusus.
Ia bersama keluarga membawa kantong besar untuk menampung barang, sekaligus mencicipi hidangan yang disajikan oleh pedagang UMKM.
Pemerintah menargetkan agar kegiatan ini memberi kebahagiaan Lebaran bagi masyarakat serta menstimulasi ekonomi rumah tangga.
Selain paket sembako, Bazar Rakyat menyediakan lebih dari 800 stan UMKM yang menjual makanan, minuman, dan barang kebutuhan sehari-hari.
Diperkirakan 300.000 porsi makanan gratis disajikan, memperkuat peran pedagang kecil dalam rangka meningkatkan perputaran ekonomi lokal.
Panitia juga menyiapkan 1.000 sepeda dan 100 motor listrik sebagai doorprize untuk mengapresiasi partisipasi warga.
Hiburan meliputi pertunjukan musik, permainan anak, dan arena foto, menjadikan area Monas sebagai ruang kebersamaan keluarga.
Pelaksanaan acara dikoordinasikan oleh Perum Bulog bersama ID FOOD, yang mengelola logistik paket serta penyaluran kupon.
Pengamanan melibatkan Satpol PP dan aparat keamanan untuk menjaga kelancaran antrean dan mencegah kerumunan berlebih.
Pengunjung melaporkan suasana tertib meski kerumunan mencapai ribuan, dengan antrean yang bergerak lancar di tiap stan.
Para saksi mata mengamati banyak warga membuka paket di tempat, memastikan kelengkapan barang sebelum meninggalkan lokasi.
Endang berharap program serupa dapat diulangi tahun depan, menilai dampak positif bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Negsih menambahkan, keberadaan bantuan ini meningkatkan rasa aman dan kepercayaan warga terhadap kebijakan pemerintah.
Hendar menutup kunjungan dengan harapan acara serupa dapat menjadi tradisi tahunan menjelang Lebaran.
Secara keseluruhan, Bazar Rakyat Monas berhasil menggabungkan bantuan sosial, dukungan UMKM, dan hiburan publik dalam satu rangkaian kegiatan.
Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan serta kebersamaan masyarakat di tengah tantangan ekonomi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan