Media Kampung – 27 Maret 2026 | Tim gabungan lintas instansi melaksanakan inspeksi keselamatan kendaraan (rampcheck) di Rest Area 726 B Wringinanom, Gresik pada Jumat pagi menjelang puncak arus balik Lebaran, dengan tujuan memastikan seluruh armada bus mudik berada dalam kondisi laik jalan sebelum memasuki jalur utama.
Inspeksi melibatkan Satlantas Polres Gresik, Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Jawa Timur, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, UPPKB Trosobo, UPT PPPLLAJ Surabaya, Jasa Raharja, serta pengelola Tol Mojokerto‑Surabaya, menciptakan sinergi antar lembaga dalam penegakan standar keselamatan.
Petugas memeriksa setiap bus yang melintas atau singgah di lokasi secara menyeluruh, menilai baik aspek teknis kendaraan maupun kelengkapan dokumen pengemudi untuk memastikan tidak ada celah yang terlewat.
Pemeriksaan teknis menitikberatkan pada sistem pengereman, lampu utama dan lampu rem, kondisi ban, serta keberadaan perlengkapan keselamatan seperti sabuk pengaman dan alat pemadam kebakaran, memastikan semua berfungsi optimal.
Bus yang berhasil melewati uji teknis langsung diberikan stiker “Kendaraan Laik Jalan” sebagai tanda kelayakan operasional, sehingga penumpang dapat menilai keamanan armada secara visual.
Bagian administratif mencakup verifikasi Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) pengemudi, serta pengecekan dokumen izin trayek dan asuransi, untuk menegakkan kepatuhan regulasi transportasi.
Kegiatan dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas, dengan dukungan Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, yang mengarahkan tim dalam pelaksanaan prosedur yang terstandarisasi.
Nur Arifin menegaskan bahwa rampcheck merupakan upaya preventif untuk menurunkan angka kecelakaan selama periode mudik, mengingat tingginya volume kendaraan dan potensi kelelahan pengemudi.
Hasil inspeksi menunjukkan seluruh bus yang diperiksa memenuhi persyaratan teknis dan administratif, tanpa ditemukan pelanggaran signifikan, menandakan kesiapan armada dalam menghadapi beban perjalanan jauh.
Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi singkat kepada pengemudi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan aman, serta mengatur istirahat yang cukup untuk menghindari kelelahan di jalan.
Penumpang juga diimbau tetap waspada, mengamankan barang bawaan, serta melaporkan kondisi kendaraan yang mencurigakan kepada pihak berwenang selama perjalanan.
Dengan langkah proaktif ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lancar, aman, dan minim risiko kecelakaan, memberikan rasa aman bagi seluruh pemudik yang menempuh jalan raya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan