Media Kampung – 25 Maret 2026 | Arus balik Lebaran pada malam Rabu (25/3/2026) menimbulkan kepadatan signifikan pada sejumlah ruas tol yang mengarah ke Jakarta, memicu antrean panjang dan perlambatan laju kendaraan di wilayah Jabodetabek.

Jasa Marga mencatat kemacetan parah di Tol Purbaleunyi antara kilometer 81 Purwakarta dan kilometer 76 Sadang, dengan panjang antrean mencapai lima kilometer dan volume kendaraan yang jauh melampaui kapasitas normal.

Di jalur Jakarta‑Cikampek, titik padat teridentifikasi di Karawang Barat pada kilometer 48‑47 serta di Cikarang Barat pada kilometer 28, keduanya menunjukkan lonjakan volume lalu lintas yang menimbulkan arus bergerak lambat menuju ibu kota.

Jalan layang MBZ di Cibitung juga mengalami kepadatan, khususnya pada segmen kilometer 26‑25, dimana aliran kendaraan menuju Jakarta terhambat karena tingginya volume pada jam sibuk malam.

Untuk mengatasi tekanan lalu lintas, pihak pengelola menerapkan skema satu arah (one‑way) sejak kilometer 459 Salatiga hingga kilometer 70 Cikampek Utama, kemudian dilanjutkan dengan contraflow dari kilometer 70 hingga kilometer 47 Karawang Barat, guna meningkatkan kapasitas efektif jalan.

Data kepolisian menunjukkan lebih dari dua juta kendaraan telah kembali ke Jakarta hingga pagi Rabu, dengan puncak arus balik tercatat pada Selasa malam (24/3) sebanyak 256.338 kendaraan, melampaui angka tahun sebelumnya yang hanya 223.163 kendaraan.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa masih ada sekitar 481.229 kendaraan yang belum kembali, dan memperkirakan lonjakan tambahan pada 28‑29 Maret, mengingat sebagian besar pemudik masih berada di luar kota.

Polisi bersama Jasa Marga terus menyesuaikan rekayasa lalu lintas secara dinamis, mengubah pola one‑way berdasarkan perbandingan volume kendaraan dengan kapasitas jalan (VC ratio), serta menyiapkan fasilitas istirahat di rest area dan pos pelayanan untuk mengurangi kelelahan pengemudi.

Petugas mengingatkan pengendara untuk tidak memaksakan diri bila mengantuk, memanfaatkan rest area, dan menjaga jarak aman, langkah ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan yang secara nasional menunjukkan tren penurunan meski volume kendaraan meningkat.

Dengan koordinasi intensif antara otoritas jalan tol dan kepolisian, diharapkan kepadatan pada ruas‑ruas utama akan berkurang dalam beberapa hari ke depan, sementara masyarakat diminta tetap mematuhi arahan lalu lintas demi kelancaran arus balik dan keselamatan bersama.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.