Media Kampung – 25 Maret 2026 | Jenazah Michael Bambang Hartono tiba di GOR Djarum, Kudus pada Selasa 24 Maret 2026, setelah dipindahkan dari Jakarta dan sempat disemayamkan di Singapura. Ratusan orang berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjemput jenazah bersama Robert Budi Hartono, saudara almarhum, dan menyampaikan duka cita atas kehilangan tokoh bisnis nasional. Ia menegaskan bahwa kepergian Hartono meninggalkan kekosongan di dunia usaha dan masyarakat setempat.
Kedatangan jenazah disambut oleh keluarga inti, kerabat dekat, serta karyawan Djarum yang menunggu di pintu GOR PB Djarum, Jati, Kudus. Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai momen tersebut.
Proses persemayaman dijadwalkan berlangsung tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026, memberikan kesempatan bagi publik untuk melayat. Masyarakat umum dapat masuk melalui gerbang utama dengan protokol keamanan yang ketat.
Selama masa persemayaman, petugas keamanan memastikan alur masuk teratur, sementara relawan Djarum Foundation menyediakan tempat duduk dan air minum. Semua pihak berkoordinasi untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan pelayat.
Gubernur Luthfi dalam sambutannya menekankan kontribusi Hartono tidak hanya dalam bisnis, tetapi juga dalam program sosial. “Kita sangat kehilangan tokoh nasional, pengusaha nasional dari wilayah kita,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan Djarum terhadap program mudik gratis dan ekonomi hijau terus berlanjut. “Sejak saya menjadi Gubernur, melalui Pak Bupati, program mudik gratis juga didukung Djarum,” kata Luthfi.
Michael Bambang Hartono meninggal pada 19 Maret 2026 di Singapura pada usia 86 tahun. Penyebab kematian belum diumumkan secara resmi, namun keluarga meminta privasi.
Selama hidupnya, Hartono bersama saudara Robert Budi Hartono mengembangkan Grup Djarum menjadi konglomerat yang mencakup rokok, perbankan, properti, dan teknologi. Mereka termasuk orang terkaya di Indonesia.
Di bidang olahraga, Hartono dikenal sebagai pelopor pengembangan bulu tangkis melalui PB Djarum. Banyak atlet internasional, termasuk juara Olimpiade, berasal dari programnya.
Di sisi filantropi, Djarum Foundation menjalankan program pendidikan, beasiswa, dan konservasi lingkungan yang didukung langsung oleh Hartono. Program mudik gratis untuk karyawan menjadi contoh kontribusi sosialnya.
Setelah persemayaman selesai, jenazah akan dipindahkan ke Rembang untuk prosesi pemakaman pada Rabu 25 Maret 2026. Rute pemakaman akan melewati jalan utama Kudus dan disertai upacara keagamaan.
Ratusan pelayat, termasuk pejabat daerah, pengusaha, dan atlet, menandatangani buku tamu sebagai penghormatan. Beberapa menuliskan harapan agar warisan Hartono tetap menginspirasi generasi selanjutnya.
Pengamat ekonomi menilai kepergian Hartono dapat menimbulkan penyesuaian strategi dalam beberapa anak perusahaan Djarum, namun kepemimpinan Robert Budi Hartono diyakini akan menjaga kontinuitas.
Meskipun duka masih menyelimuti, masyarakat Kudus dan seluruh Indonesia menghormati jasa Hartono melalui doa dan kenangan. Warisan bisnis dan sosialnya dipastikan akan terus dijalankan oleh keluarga dan institusi yang dipimpinnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan