Media Kampung – 22 Maret 2026 | Bad​an Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengeluarkan peringatan tentang fenomena El Nino “Godzilla” yang diperkirakan berlangsung pada 2026, menimbulkan risiko kekeringan di sebagian wilayah dan curah hujan tinggi di wilayah lain.

Daerah barat dan selatan Indonesia, termasuk Pantura Jawa, Sumatra, dan Kalimantan, diproyeksikan mengalami musim kemarau yang lebih kering, mengancam produksi pangan dan meningkatkan potensi kebakaran hutan.

Sementara itu, wilayah timur seperti Sulawesi, Halmahera, dan Maluku diperkirakan menerima curah hujan berlebih, menimbulkan ancaman banjir dan longsor selama periode April‑Oktober.

Prof. Erma Yulihastin, kepala Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, menekankan bahwa pemerintah harus menyiapkan strategi mitigasi terpisah untuk daerah yang mengalami kekeringan dan yang rawan banjir.

Pada hari yang sama, ribuan jamaah menunaikan shalat Idul Fitri di Masjid Raya Al‑Mashun Medan, meski ruang masjid penuh dan sebagian harus beribadah di jalan.

Sultan Deli ke‑14, Paduka Tuanku Mahmud Arya Lamanzizi, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban, persatuan, dan kedamaian di Medan serta seluruh Sumatera Utara selama perayaan.

Di Jawa Tengah, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengunjungi 44 desa selama Ramadhan, membagikan paket sembako sambil melaksanakan tarawih keliling untuk menjangkau warga paling membutuhkan.

Program “Ngabuburit Bareng Warga” dan “Tarling” ini dirancang agar pejabat dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat, menekankan kebijakan berbasis empati.

Sementara itu, kepolisian Salatiga menindak enam truk sound horek yang memasuki kota pada malam takbiran, memerintahkan kendaraan kembali ke daerah asal untuk mengurangi kebisingan.

Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Henry Sulistyanta, menjelaskan tindakan itu demi menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana khusyuk dalam ibadah takbiran.

Di Bali, Lapas Kelas IIB Tabanan memberikan remisi khusus Idul Fitri kepada 48 narapidana yang menunjukkan perilaku baik, sebagai bagian dari program rehabilitasi.

Kepala Lapas Prawira Hadiwidjojo menyatakan remisi ini sebagai pengingat bahwa setiap narapidana memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri.

Kombinasi peringatan iklim, kegiatan keagamaan besar, dan program bantuan sosial menyoroti tantangan multidimensi yang dihadapi Indonesia pada 2026.

Pemerintah diharapkan menyelaraskan upaya mitigasi bencana dengan inisiatif kemasyarakatan untuk melindungi pertanian, mengurangi kebakaran, serta mendukung kelompok rentan selama periode cuaca ekstrem.

Dengan cuaca yang tidak merata dan kebutuhan sosial yang meningkat, koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.