Media Kampung – 18 Maret 2026 | PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan bahwa antrean kendaraan yang menunggu di Pelabuhan Gilimanuk berhasil diatasi tepat pada H‑3 menjelang Lebaran, Rabu 18 Maret 2024. Pada pukul 16.30 WITA, tidak ada lagi kendaraan yang menumpuk di luar area pelabuhan, menandakan proses penataan lalu lintas telah berjalan lancar menjelang libur panjang.

Pengaturan Lalu Lintas dan Buffer Zone

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa keberhasilan penurunan antrean merupakan hasil kolaborasi antara pihak operasional kapal, pengelola pelabuhan, kepolisian, serta masyarakat setempat. Seluruh kendaraan yang sebelumnya menunggu di luar kini diarahkan ke zona penyangga (buffer zone) yang telah dioptimalkan, sehingga arus masuk ke pelabuhan menjadi lebih teratur.

Peningkatan Kapasitas Kapal dan Sistem TBB

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menambahkan bahwa sejak pukul 16.00 WITA tidak ada lagi kendaraan yang berdesakan di luar pelabuhan. Pemerintah menambah frekuensi layanan kapal, menambahkan unit kapal tambahan, serta memperpendek durasi proses tiba‑bongkar‑berangkat (TBB). Langkah‑langkah tersebut dirancang untuk mempercepat proses bongkar muat, mengurangi waktu tunggu, dan menjaga stabilitas arus kendaraan.

Statistik Penyeberangan pada H‑3 Lebaran

Data Posko Gilimanuk mencatat bahwa dalam kurun waktu 14 jam (00.00–14.00 WIB) pada hari H‑3, sebanyak 144 perjalanan kapal menyeberang dengan total 48.230 penumpang. Angka tersebut meningkat 37,4 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari sisi kendaraan, tercatat 16.513 unit melintasi Selat Bali, naik 33,8 % YoY. Rincian jenis kendaraan adalah sebagai berikut:

  • Roda dua: 11.343 unit
  • Roda empat: 4.237 unit
  • Truk: 613 unit
  • Bus: 320 unit

Penumpang dan kendaraan yang berhasil menyeberang mencerminkan tingginya permintaan transportasi menjelang Lebaran, sekaligus menegaskan efektivitas langkah mitigasi yang diterapkan.

Penutupan Layanan Menyambut Nyepi

Seiring dengan penutupan pelabuhan Ketapang pada pukul 17.00 WIB, akses ke Gilimanuk juga diblokir dengan pemasangan barier. Penjualan tiket sementara dihentikan untuk menghormati Hari Raya Nyepi di Bali. Pelabuhan Gilimanuk sendiri dijadwalkan tutup pada Kamis 19 Maret pukul 05.00 WITA, dan layanan akan dibuka kembali secara serentak pada Jumat 20 Maret pukul 06.00 WITA (05.00 WIB).

Keberhasilan ASDP dalam mengurai antrean dan menjaga kelancaran layanan pada periode kritis ini memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas sektoral serta fleksibilitas operasional dalam menghadapi lonjakan permintaan transportasi selama musim libur.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.