Media Kampung – 12 Maret 2026 | Pada malam Rabu, 11 Maret, terjadi insiden kebakaran pada KMP Portlink VII di area dek penumpang kanan bagian belakang saat proses pemuatan. Kebakaran mulai muncul sekitar pukul 20.08 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 20.35 WIB berkat penanganan cepat awak kapal dengan alat pemadam api ringan (APAR) serta bantuan tim darurat menggunakan hydrant air tawar.

Seluruh penumpang dan muatan kendaraan logistik langsung dievakuasi. Sebanyak dua belas unit truk barang dialihkan ke kapal lain, KMP Jambo, untuk melanjutkan perjalanan, sementara satu unit truk yang tertinggal ditangani oleh operator pelabuhan.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, menyampaikan apresiasi atas kesigapan awak kapal dan tim operasional dalam menanggulangi kejadian. Menurutnya, respons cepat di lapangan mencegah terjadinya korban jiwa serta menghindari gangguan signifikan pada layanan penyeberangan.

Berikut langkah‑langkah utama yang diambil selama penanganan insiden:

  • Deteksi dini kebakaran oleh awak kapal.
  • Penanganan awal dengan APAR.
  • Bantuan tim darurat darat menggunakan hydrant.
  • Evakuasi penumpang dan muatan kendaraan logistik.
  • Pengalihan truk ke kapal cadangan (KMP Jambo).
  • Pemeriksaan lanjutan KMP Portlink VII oleh ASDP dan KSOP.

Selama proses penanganan, arus kendaraan logistik di Pelabuhan Ketapang tetap lancar, tanpa ada kendaraan yang menunggu lebih dari satu jam. Pihak operator menegaskan bahwa layanan penyeberangan lintas Ketapang–Gilimanuk akan terus beroperasi normal, terutama menjelang musim angkutan Lebaran, sambil mempercepat pemeriksaan keselamatan agar KMP Portlink VII dapat kembali berlayar setelah dinyatakan aman dan laik laut.