Seorang bayi perempuan berusia dua hari ditemukan dalam tas belanja hitam di gerobak nasi uduk di kawasan Pejaten, Jakarta, tepatnya di Pasar Minggu, Selasa (3/3/2026).
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Dinda (20), warga setempat, yang mendengar suara tangisan saat berada di lantai dua rumahnya. Awalnya ia mengira suara itu berasal dari rumah lain di sekitar gang sempit tersebut. Namun tangisan yang semakin keras membuatnya turun dan mencari sumber suara.
Saat keluar rumah, Dinda melihat tas belanja hitam berada di gerobak nasi uduk milik ibunya. Ketika tas dibuka, ia mendapati seorang bayi perempuan dalam posisi miring, mengenakan pakaian dan selimut biru, serta tertutup popok bersih.
Dinda mengaku tangannya gemetar dan tubuhnya lemas saat melihat bayi tersebut. Ia kemudian memanggil kakak dan ibunya untuk membantu. Setelah diangkat, bayi itu berhenti menangis.
Penemuan tersebut segera dilaporkan ke warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian. Kapolsek Pasar Minggu, Anggiat Sinambela, membenarkan adanya temuan bayi tersebut.
Di dalam tas, polisi juga menemukan perlengkapan bayi seperti susu kemasan, tisu basah, sarung tangan bayi, serta secarik surat. Dalam surat itu tertulis nama inisial bayi, AR, yang disebut baru lahir pada Senin (2/3/2026).
Surat tersebut diduga ditulis oleh kakaknya berinisial Z (12). Dalam pesannya, ia meminta kepada siapa pun yang menemukan adiknya agar merawat bayi tersebut dengan baik. Ia juga menuliskan bahwa ibu mereka meninggal saat melahirkan dan berharap sang adik memiliki masa depan lebih baik.
Seorang warga bernama Ati (53) mengaku sempat melihat seorang pria membawa tas belanja hitam ke arah rumah Dinda sekitar pukul 16.30 WIB. Ia mengira pria tersebut seorang kurir karena tidak menunjukkan gelagat mencurigakan.
Saat ini bayi perempuan tersebut masih dirawat di Puskesmas Pasar Minggu dan rencananya akan dibawa ke panti sosial di Cipayung, Jakarta Timur.
Kasus ini masih dalam penyelidikan aparat untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut. (SY)


Tinggalkan Balasan