BMKG memprediksi hujan lebat di Indonesia masih berpotensi terjadi hingga dasarian kedua Februari 2026. Kondisi ini dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfer, mulai dari skala global hingga lokal, yang masih aktif dalam sepekan ke depan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjelaskan bahwa dinamika atmosfer masih dominan memengaruhi cuaca nasional. Pada skala global, fase La Niña lemah terpantau meningkatkan aktivitas konvektif, terutama di wilayah Indonesia bagian timur.
Selain itu, pergerakan seruakan dingin (cold surge) yang beriringan dengan penguatan Monsun Asia turut memperbesar peluang terbentuknya awan hujan. Dampaknya, wilayah Indonesia bagian selatan diprakirakan mengalami peningkatan signifikan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Pada periode 10–12 Februari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, hujan sedang sampai lebat berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Pada periode yang sama, angin kencang juga berpotensi melanda Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua Selatan.
Memasuki periode 13–16 Februari 2026, hujan ringan hingga sedang masih berlanjut di Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang hingga 16 Februari 2026 di Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, jawa timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua Selatan.
Dengan prospek cuaca yang masih didominasi hujan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, banjir, dan pohon tumbang, terutama di wilayah rawan terdampak cuaca ekstrem.(SY)












Tinggalkan Balasan